Peralta Borneo FC Prio...

Peralta Borneo FC Prioritaskan Tim Meski Berpeluang Kawinkan Gelar Individu

Ukuran Teks:

Samarinda – HeloBorneo.com, Winger Borneo FC Samarinda, Mariano Peralta, mengungkapkan prioritasnya terhadap prestasi tim ketimbang gelar individu. Meskipun berpeluang mengawinkan gelar top skor, top assist, dan pemain terbaik BRI Super League 2025/2026, pemain Argentina ini menegaskan kerja kolektif lebih utama.

Menurut Peralta, motivasi meraih gelar individu memang ada. Namun, ia menekankan bahwa semua itu adalah hasil dari kerja keras tim secara kolektif. "Pasti saya mau dan termotivasi, tapi ini hasil kerja keras kolektif tim. Kalau tim solid, peluang untuk cetak gol juga lebih banyak," ungkapnya saat diwawancarai Sabtu (25/4/2026).

Ia juga mencontohkan penghargaan pemain terbaik pertandingan (man of the match) yang bisa diraih siapa saja. Seperti saat laga melawan Semen Padang FC di Stadion Segiri, penghargaan diberikan kepada rekan setimnya, Caxambu. "Tapi yang penting, kita solid sebagai kolektif dan nanti itu rezeki kalau misalnya aku bisa dipilih pemain terbaik atau atau top skor," tambahnya.

Berdasarkan data hingga pekan ke-29, Peralta telah mengoleksi 15 gol. Ia bersaing ketat di papan atas daftar pencetak gol BRI Super League 2025/2026. Saat ini, David da Silva memimpin dengan 17 gol. Disusul Peralta bersama Alex Martins (Dewa United) dan Maxwell (Persija Jakarta) yang sama-sama mengoleksi 15 gol. Sementara itu, Dalberto (Arema FC) membuntuti dengan 14 gol.

Tak hanya tajam dalam mencetak gol, Peralta juga dominan di daftar top assist. Ia memimpin dengan 12 kontribusi assist. Peralta unggul atas Rayco Rodríguez (10 assist), serta Ezra Walian, Berguinho, Allano, Tyronne del Pino, dan Caxambu yang masing-masing mengoleksi 9 assist.

Performa apik Peralta turut membawa Borneo FC bersaing di puncak klasemen liga. Pesut Etam, julukan Borneo FC, kini mengoleksi 66 poin dari 29 pertandingan. Mereka meraih 21 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 5 kekalahan. Jumlah poin tersebut sama dengan Persib Bandung yang menempati posisi teratas karena unggul head-to-head.

Dengan lima laga tersisa, peluang Peralta meraih gelar individu sekaligus membawa Borneo FC juara masih terbuka lebar. Namun, ia menegaskan fokus utama tetap pada performa tim secara keseluruhan.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan