Resmi! Jadwal Wukuf Ar...

Resmi! Jadwal Wukuf Arafah 2026 dan Puncak Ibadah Haji Ditetapkan Kemenag

Ukuran Teks:

HeloBorneo.com, Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan jadwal wukuf di Arafah untuk musim haji 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026. Penetapan ini dilakukan melalui sidang isbat, sekaligus menjadi penanda puncak ibadah haji dan dasar penentuan puasa Arafah bagi umat Islam yang tidak berhaji.

Pemerintah sebelumnya melalui sidang isbat Kemenag RI telah menetapkan 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan penetapan tersebut, Hari Raya Idul Adha 1447 H akan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026.

Wukuf merupakan puncak ibadah haji yang wajib dilaksanakan setiap jemaah. Ibadah ini akan dilaksanakan pada 9 Zulhijah 1447 H, yakni bertepatan dengan Selasa, 26 Mei 2026.

Dalam pelaksanaannya, jemaah haji akan berkumpul di Padang Arafah mulai setelah tenggelam matahari pada 9 Zulhijah hingga menjelang fajar 10 Zulhijah. Apabila seorang jemaah tidak melaksanakan wukuf, ibadah hajinya dianggap tidak sah karena merupakan salah satu rukun haji paling utama.

Secara bahasa, wukuf berarti berdiam diri atau berhenti. Dalam konteks ibadah haji, wukuf dimaknai sebagai kehadiran di Padang Arafah pada waktu tertentu. Yakni setelah matahari tergelincir pada 9 Zulhijah hingga sebelum fajar 10 Zulhijah.

Padang Arafah sendiri merupakan sebuah lapangan luas di sebelah timur Kota Makkah. Di lokasi ini, jutaan jemaah haji akan berkumpul untuk berdoa, berzikir, membaca Al-Qur’an, dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Saat wukuf, jemaah dianjurkan berada dalam suasana tenang dan khusyuk. Wukuf dapat dilakukan secara berjamaah maupun sendiri-sendiri. Jemaah juga dianjurkan memperbanyak zikir, istighfar, sholawat, doa, dan membaca talbiyah.

Penting diketahui, wukuf tidak mensyaratkan jemaah dalam keadaan suci dari hadas kecil maupun besar. Oleh karena itu, perempuan yang sedang haid atau nifas tetap dapat mengikuti wukuf bersama jemaah lainnya di tenda Arafah.

Bersamaan dengan pelaksanaan wukuf di Arafah, umat Islam yang tidak menunaikan ibadah haji dianjurkan menjalankan puasa sunnah Arafah. Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H, puasa Arafah 2026 akan dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026.

Puasa Arafah yang dilakukan setiap 9 Dzulhijjah ini memiliki keutamaan besar bagi umat Islam yang menjalankannya. Selain puasa Arafah, umat Islam juga dianjurkan menjalankan puasa pada 1-7 Zulhijah. Serta puasa Tarwiyah pada 8 Zulhijah atau Senin, 25 Mei 2026.

Menjelang puncak ibadah haji 2026, pemerintah Arab Saudi bersama Kementerian Agama terus melakukan berbagai persiapan di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Setelah pelaksanaan wukuf, jemaah haji akan melanjutkan perjalanan menuju Muzdalifah dan Mina untuk mabit serta melontar jumrah. Sebelum akhirnya kembali ke Makkah guna menyelesaikan rangkaian ibadah haji lainnya.

Dengan jadwal yang telah ditetapkan pemerintah, umat Islam dapat mulai mempersiapkan berbagai amalan sunnah menjelang Idul Adha 2026. Termasuk puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan