HeloBorneo.com, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyambut perayaan Waisak 2026 di Klenteng Boen Tek Bio, Tangerang, Banten, Minggu (17/5/2026). PKB mengajak masyarakat merenungi kondisi dunia yang penuh konflik dan kekerasan. Dalam kesempatan itu, 100 beasiswa juga diberikan kepada mahasiswa Universitas Buddhi Dharma.
Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar dalam sambutannya menyoroti penderitaan umat manusia. Menurutnya, kondisi dunia global saat ini sedang tidak baik-baik saja.
"Kita setiap hari menyaksikan penderitaan yang dialami oleh umat manusia di mana pun berada. Apalagi hari ini dunia global sedang tidak baik-baik saja. Pertempuran, saling memukul, saling membunuh terjadi di mana-mana," ujar Abdul Halim.
Abdul Halim menilai rasa welas asih seolah sirna dari kehidupan manusia. Dia menyinggung maraknya kekerasan yang terjadi setiap hari.
"Sudah jarang kita temukan Bapak Ibu. Hampir setiap hari kita ketemu berbagai macam kekerasan. Kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan di sekolah, kekerasan di masyarakat. Welas asih seakan-akan sudah sirna," ungkapnya.
Abdul Halim juga mengingatkan pesan dari Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tentang kemanusiaan. Gus Dur selalu menekankan nilai-nilai tersebut.
"Dan itulah yang senantiasa digaungkan oleh bapak bangsa kita Bapak KH Abdurrahman Wahid, Gus Dur, yang selalu menyatakan kepada kita, ‘Jangan tanya agamamu apa, tapi tanyalah apa yang sudah kamu perbuat untuk kepentingan kemanusiaan’," sebutnya.
Sementara itu, Ketua DPP PKB Daniel Johan menyampaikan pemberian 100 beasiswa kepada mahasiswa Universitas Buddhi Dharma. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi.
"Ya tadi ada 100 beasiswa untuk mahasiswa Universitas Buddhi karena wihara Boen Tek Bio ini juga mempunyai kampus," ujar Daniel.
Daniel menjelaskan, Tangerang dipilih sebagai lokasi karena adanya sejarah kedekatan Gus Dur dengan tokoh-tokoh setempat. Ia juga menyampaikan pesan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) kepada masyarakat.
Menurut Daniel, Cak Imin berpesan agar masyarakat bisa menjaga kedamaian. "Khususnya kepada para pemimpin untuk benar-benar bisa menjaga moral bisa menyebar kebaikan dan meyakini perdamaian itu lebih perdamaian dan kemanusiaan lebih penting daripada yang lain," tambahnya.
Turut hadir dalam acara tersebut politikus PKB lainnya. Di antaranya Wakil Ketua Komisi III DPR Fraksi PKB Rano Alfath dan Wakil Ketua Komisi X DPR Fraksi PKB Lalu Hadrian Irfani.