HeloBorneo.com, seorang pemudik bernama Yahdi Arriansyah (20) yang sebelumnya dilaporkan terjatuh dari KM Sulawesi di Sungai Kapuas, ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (21/3/2026). Korban ditemukan setelah tiga hari pencarian intensif oleh tim SAR gabungan di perairan Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Korban Yahdi Arriansyah ditemukan pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Lokasi penemuan berada di perairan Sungai Kapuas, tepatnya di wilayah Desa Pinang Dalam, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menyatakan bahwa korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. "Setelah tiga hari melakukan pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban atas nama Yahdi Arriansyah dalam kondisi meninggal dunia," ujar Made Junetra pada Minggu (22/3/2026).
Menurut Made Junetra, Yahdi merupakan pemudik yang hendak menuju Kayong Utara. Ia terjatuh dan tenggelam di Sungai Kapuas, perairan Desa Pinang Luar, pada Kamis (19/3/2026). Sebelum kejadian tragis itu, korban disebut duduk di atas kapal KM Sulawesi.
Pada hari ketiga pencarian, Yahdi ditemukan sekitar 2,8 nautical mile (Nm) dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK). Titik koordinat penemuan adalah 0°22’39.7"S – 109°25’39.1"E. Usai ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Tuan Besar Syarif Idrus Kubu Raya untuk proses autopsi. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Berdasarkan penemuan korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Pada pukul 10.03 WIB, Search Mission Coordinator (SMC) mengajukan penghentian operasi pencarian.
"Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Terima kasih atas kerja sama dan dedikasi selama pelaksanaan operasi," tutup Made Junetra.
Operasi pencarian ini diketahui melibatkan berbagai unsur SAR gabungan. Mereka melakukan upaya pencarian secara intensif selama tiga hari di perairan Sungai Kapuas.