26 September, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Usai Pecat Sarri, Juventus Tunjuk Andrea Pirlo Jadi Manajer

4 min read
Juventus tunjuk Andrea Pirlo jadi manajer
HeloBorneo.com – Andrea Pirlo. (Foto: Ira L Black/Corbis/Getty Images)

TURIN | Juventus tunjuk Andrea Pirlo jadi manajer menyusul pemecatan Maurizio Sarri dari posisi tersebut setelah klub tersingkir dari Liga Champions. Andrea Pirlo adalah mantan gelandang Juventus yang baru saja mendapat posisi sebagai manajer Juventus U23 seminggu sebelumnya.

Setelah pemecatan Maurizio Sarri yang harus “membayar harga mahal” akibat tersingkirnya Juve dari Liga Champions di kaki Lyon pada Sabtu (8/8/2020) dini hari kemarin. Juara Italia itu bertindak cepat mengangkat Pirlo dengan kontrak selama dua tahun.

Babak baru Juventus tunjuk Andrea Pirlo jadi manajer

Pirlo, yang membuat 164 penampilan untuk tim Nyonya Tua antara 2011 dan 2015, dinobatkan sebagai manajer U-23 mereka hanya 10 hari yang lalu. Namun kemudian sosok berusia 41 tahun itu segera mendapat promosi menyusul terdepaknya Sarri.

Pernyataan klub dikutip dari situs resminya, Minggu (9/8/2020) mengatakan bahwa Pirlo memulai babak baru dalam karirnya di sepakbola.

“Hari ini memulai babak baru dalam karirnya di dunia sepakbola. Seperti yang dikatakan sekitar seminggu yang lalu: dari Maestro ke Mister. Mulai hari ini dia akan menjadi pelatih untuk orang-orang Juventus, karena klub telah memutuskan untuk mempercayakannya dengan kepemimpinan teknis tim utama, setelah memilihnya untuk Juventus U-23. Pilihan hari ini didasarkan pada keyakinan Pirlo memiliki apa yang diperlukan untuk memimpin, dari debutnya di bangku cadangan, seorang ahli dan skuad berbakat untuk mengejar kesuksesan baru,” demikian pernyataan dari klub asal Turin itu.

Akibat gagal di Liga Champions

Padahal, sebelum pemecatan, Sarri baru saja membawa Juventus meraih gelar Serie A di musim pertamanya di klub tersebut. Tetapi kegagalan Liga Champions terbukti berakibat fatal. Di laga leg kedua melawan  Lyon, Cristiano Ronaldo mencetak dua gol. Namun dua go itu tidak cukup, karena penalti Memphis Depay terbukti sangat penting untuk membawa tim Prancis itu meraih kemenangan yang mengejutkan. Sebagai catatan, Juve kalah empat dari 12 pertandingan sejak restart sebelum mereka tersingkir dari Eropa.

Menyusul pemecatannya oleh Chelsea pada akhir musim 2018-19, mantan bankir Sarri menggantikan Massimiliano Allegri di Turin. Di awal musim 2019-2020, Sarri membuka masa kepelatihannya di Juventus dengan sangat cemerlang melalui 14 pertandingan tak terkalahkan di Serie A. Selama kampanye, Juventus menampilkan permainan yang lebih kuat ketimbang Inter Milan dan Lazio. .

Sayangnya, di masa-masa akhir kompetisi, Juventus tampak kewalahan. Dimulai dengan kekalahan Juve pertama kali di liga pada Desember 2019 lalu. Permainan yang menurun memungkinkan Lazio dan Inter bersaing memperebutkan gelar juara liga.

Ketika sepak bola domestik dilanjutkan pada bulan Juni setelah penutupan akibat virus corona, penampilan buruk Juve berlanjut. Hal itu membuat mereka perlu berjuang untuk mengalahkan Inter asuhan Antonio Conte untuk meraih Scudetto dengan satu poin.

________________________________________

berita terkait:

Kandas di Liga Champions, Juventus Pecat Maurizio Sarri

Kandas di Liga Champions, Juventus Pecat Maurizio Sarri

 

________________________________________

 

Komentar Cristiano Ronaldo

Ronaldo turun ke Instagram setelah pemecatan Sarri. Sang mega bintang itu mendesak tim untuk kembali lebih kuat musim depan. Ini pesannya:

“Musim 2019-20 sudah berakhir bagi kami, lebih lama dari biasanya tapi lebih cepat dari yang diharapkan. Sekarang saatnya untuk refleksi, karena berpikir kritis adalah satu-satunya cara untuk meningkatkan diri. Klub besar seperti Juventus harus selalu berpikir seperti yang terbaik di dunia, bekerja seperti yang terbaik di dunia, sehingga kami dapat menyebut diri kami salah satu yang terbaik di dunia.”

“Memenangkan Serie A sekali lagi di tahun yang sulit adalah sesuatu yang sangat kami banggakan. Secara pribadi, mencetak 37 gol untuk Juventus dan 11 untuk tim nasional Portugal adalah sesuatu yang membuat saya menghadapi masa depan dengan ambisi baru dan keinginan untuk terus melakukan yang lebih baik dan lebih baik lagi setiap tahun.”

“Tapi fans menuntut lebih banyak dari kami. Mereka mengharapkan lebih banyak dari kita. Dan kita harus mewujudkannya, kita harus memenuhi harapan tertinggi.

Di akhir komentarnya, Cristiano Ronaldo mengajak seluruh pemain Juventus u tuk menjadi lebih baik dan lebih berkomitmen di musim berikutnya.

“Semoga liburan singkat ini memungkinkan kita semua membuat keputusan terbaik untuk masa depan dan kembali dengan lebih kuat dan lebih berkomitmen dari sebelumnya. Sampai jumpa lagi!” tukasnya.

View this post on Instagram

The 2019/20 season is over for us, much later than usual but yet sooner than we expected. Now it’s time for reflection, time to analyse the ups and downs because critical thinking is the only way to improve. A huge club such as Juventus must always think like the best in the world, work like the best in the world, so that we can call ourselves one of the best and biggest clubs in the world. Winning the Serie A once again in such a difficult year is something that we are very proud of. Personally, scoring 37 goals for Juventus and 11 for the Portuguese National Team is something that makes me face the future with renewed ambition and desire to keep doing better and better each year. But the fans demand more from us. They expect more from us. And we have to deliver, we must live up to the highest expectations. May this short vacation break allow us all to make the best decisions for the future and come back stronger and more committed than ever. . See you soon! 💪🏼👊🏼

A post shared by Cristiano Ronaldo (@cristiano) on

 

(*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 6
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares