22 January, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

PSSI Upayakan Gelar Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Tahun 2021

2 min read
pssi
HeloBorneo.com – Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi. (Foto: pssi.org)

JAKARTA | PSSI terus bergerak demi memutar kompetisi sepakbola nasional. Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 tahun 2021 terus diupayakan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia ini agar dapat terlaksana mulai awal tahun ini. Pasalnya, kompetisi sepakbola di Tanah Air sangat dibutuhkan keberadaanya, karena bermuara ke tim nasional Indonesia.

Sebagai informasi, sebelumnya PSSI sempat merencanakan lanjutan kompetisi Liga 1 dan 2 pada bulan Oktober 2020. Sayangnya, rencana tersebut pudar karena tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Akhirnya, kompetisi terpaksa ditunda.

Padahal BNPB sudah mengeluarkan rekomendasi agar Liga 1 dan 2 bisa diputar tanpa penonton dan mentaati protokol kesehatan yang ketat.

PSSI pantau kondisi terkini

Lebih lanjut, PSSI masih memantau kondisi terkini terkait perkembangan pandemi COVID-19, sebelum menjalankan rencana yang telah diputuskan dalam rapat Exco terakhir.


pssi
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Liga 1 yang disponsori Shopee. (net)

“Terkait kompetisi dalam hal ini Liga 1 dan 2 yang belum jalan, rapat Komite Eksekutif (Exco) terakhir memutuskan liga rencana akan diputar oleh PT LIB di bulan Februari 2021. Situasi terkini Covid-19 akan menjadi faktor penentu apakah liga bisa dijalankan atau tidak. Cabang olahraga lain pun demikian. Untuk menyelenggarakan kejurnas juga sulit,”demikian keterangan Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi melalui rilis resmi badan sepakbola nasional tersebut, Minggu (3/1/2021).

Dengan situasi pandemi Covid-19 membuat kondisi badan sepakbola nasional ini menjadi tidak menentu. Hal ini tidak hanya di sepak bola, namun di seluruh sendi kehidupan di seluruh dunia, dan keadaan menjadi tidak bisa diprediksi.

Jadwalkan rapat Exco

“Untuk itu, PSSI menjadwalkan untuk menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) di pertengahan Januari 2021 untuk memutuskan kelanjutan Liga 1 dan 2 atau memberhentikan liga musim kompetisi 2020 berdasarkan situasi terkini,”tambah Yunus.

Jika pun harus dilanjut, PSSI memastikan akan menjalankan protokol kesehatan yang ketat karena masih dalam pandemi Covid-19. Panduan protokol kesehatan untuk kompetisi sudah dibuatkan regulasinya serta diberikan kepada klub. Namun, jika harus berhenti, artinya kompetisi akan dilanjutkan untuk musim 2021.

PSSI sebenarnya sudah bekerja maksimal. Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Ahmad Lukita dan Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno sudah menghadap ke Mabes Polri. Mereka juga berkeliling ke beberapa Polda di Pulau Jawa untuk bersilaturahmi.

Menurut Yunus Nusi, PT LIB sudah berkirim surat 3 kali ke Mabes Polri. Pertama menjelang rencana kick of 1 Oktober 2020. Kemudian bersurat lagi pada awal November 2020. Terakhir bersurat lagi untuk memohon agar Liga 1 dan 2 bisa berputar lagi pada akhir Januari atau awal Februari 2021.

“Namun, semua kembali ke kepolisian karena izin pada mereka. Jika kepolisian tidak mengeluarkan izin, kita tidak bisa apa-apa. Kita wajib tunduk dan patuh pada aturan,” pungkasnya. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share