Sat. Jul 11th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Mourinho Dan Moyes Jadi Relawan Supir Pengantar Makanan Selama Karantina Covid-19

2 min read
Mourinho Dan Moyes Jadi Relawan Supir Pengantar Makanan
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Jose Mourinho dan David Moyes (net)

LONDON | Mourinho Dan Moyes Jadi Relawan Supir Pengantar Makanan. Keduanya telah mengajukan diri untuk menjadi pengemudi pengiriman makanan untuk membantu selama masa karantina covid-19 di Inggris.

Dilansir dari laman resmi Tottenham Hotspur, diumumkan bahwa Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho akan menyumbangkan waktunya untuk melakukan pengiriman mingguan. Rutenya dari tempat latihan klub ke Stadion Tottenham Hotspur, yang bertindak sebagai pusat distribusi makanan selama krisis.

“Ini adalah taman di pusat pelatihan kami yang menanam buah dan sayuran segar di sini untuk restoran tim utama,” demikian ujar Mourinho dalam sebuah video Twitter.

Makanan Bagi Yang Membutuhkan

Jose Mourinho mengatakan makanan tersebut dibawa ke pusat distribusi makanan klub di stadion milik Tottenham Hotspur. Kemudian makanan-makan itu dapat diberikan kepada mereka yang paling membutuhkan di masyarakat.

“Mulai minggu depan aku akan secara sukarela meluangkan waktuku untuk membantu di kebun dan membawa makanan ini ke stadion,” lanjut Mou.

Sebelumnya, awal bulan April ini, Mourinho meminta maaf kepada publik sepakbola dan klub. Pasalnya, dia nekat menggelar sesi latihan untuk beberapa pemainnya. Pemain yang ikut dalam sesi latihan itu yaitu gelandang Tanguy Ndombele, bek Davinson Sanchez dan Ryan Sessegnon.

Padahal, saat itu sedang dalam peraturan ketat karantina wilayah oleh pemerintah Inggris selama pandemi covid-19.

Moyes Juga Ambil Peran

Selain Mourinho, Manajer West Ham United David Moyes juga menjadi sukarelawan sebagai supir pengantar. Moyes telah membantu membawa makanan kepada orang-orang lanjut usia di sebuah desa di Lancashire selama karantina.

Mantan bos Manchester United itu dikabarkan telah turun langsung sebagai relawan supir pengiriman buah-dan-sayuran. Hal itu ia lakukan setelah menyanggupi permintaan bantuan di desanya.

“Ketika virus corona pertama kali menyerang di sini, saya berada di toko buah-dan-sayuran di desa,” kata Moyes kepada wartawan. “Ada sesuatu di jendela bahwa pengemudi diperlukan. Jadi saya mengajukan diri, karena istri saya sedang pergi saat itu dan saya sendirian,” lanjutnya.

David Moyes mengatakan bahwa yang ia lakukan hanyalah meletakkan paket makanan di pintu, mengetuk dan kemudian pergi. “Saya benar-benar menikmatinya, kembali ke toko untuk mengambil satu lagi dan kemudian mengisi mobil” pungkasnya. (*) [HeloBorneo.com]

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: