Sat. Jul 11th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Juventus Hadapi Perjuangan Berat Setelah Gol Lucas Tousart Bawa Lyon Unggul

2 min read
Juventus hadapi perjuangan berat
HeloBorneo.com – Lucas Tousart merayakan golnya dalam kemenangan 16 besar Liga Champions Lyon 1-0 atas Juventus. (Foto: Philippe Desmazes/AFP melalui Getty Images)

LYON | Juventus hadapi perjuangan berat di Liga Champions musim ini. Penampilannya belum konsisten. Terbukti, langkah mereka meraih gelar juara pada musim ini terancam gagal di tangan Lyon.

Harapan Juventus untuk mencapai babak delapan besar Liga Champions mengalami pukulan telak. Pasalnya, juara Italia itu mengalami kekalahan 1-0 dalam leg pertama babak 16 besar mereka di Lyon. Gelandang Lucas Tousart mencetak satu-satunya gol menit ke-31. Gol itu memberi Lyon kemenangan dan harapan. Klub asal Perancis ini berusaha mencapai perempat final untuk pertama kalinya sejak 2010.

Hasil ini adalah kemenangan pertama Lyon atas Juventus, dan kekalahan pertama Juventus di kompetisi musim ini. Para pemain klub pemimpin Serie A ini terlihat tidak memiliki kualitas. Terlihat Cristiano Ronaldo jarang masuk ke posisi mencetak gol. Hal ini jelas perlu perubahan drastis di leg kedua pada 17 Maret nanti jika mereka ingin maju.

Di Bawah Ancaman Corona

Sekitar 2.700 penggemar Juventus melakukan perjalanan dari Piedmont. Diketahui, itu adalah sebuah wilayah yang bertetangga dengan Lombardy yang terkena virus Corona. Walaupun pertandingan berjalan sesuai rencana, namun tetap ada kekhawatiran tentang virus tersebut.

Inspirasi Lyon

Sementara di lapangan, Lyon berada dalam kondisi terbaiknya. Houssem Aouar dan pemain baru Bruno Guimarães menginspirasi tim mereka melawan Juventus. “Kami bukan favorit dan memang seharusnya begitu. Tetapi kami percaya bahwa kami bisa mengganggu ketenangan Juventus,” kata gelandang Aouar. “Namun jangan terbawa suasana. Masih ada satu pertandingan penuh tersisa,” ujarnya lagi.

Juventus Mengkhawatirkan

Juventus hanya memenangkan empat dari delapan pertandingan kompetitif terakhir mereka. Namun, kapten mereka Leonardo Bonucci mengatakan timnya telah membaik. “Kami mengacaukan babak pertama kami. Kadang-kadang itu terjadi,” katanya. “Kami memberi hadiah satu setengah. dan mereka mencetak gol pada saat mereka sedang intens menyerang untuk menyakiti kami,” jelasnya.

Jalannya Pertandingan

Setelah awal yang cerdik, Lyon membuat peluang penting. Saat itu, sundulan Karl Toko-Ekambi di tiang dekat dari tendangan sudut Aouar membentur mistar. Aouar kemudian menyerbu ke area dan memberikan “cutback” ke Tousart.  Tanpa ampun, Tousart lalu menempatkan bola ke sudut atas dari jarak dekat untuk membawa tim Prancis unggul satu gol.

Gol itu terjadi saat Juventus hanya bermain dengani 10 pemain. Ketika itu, Matthijs de Ligt mendapatkan perawatan untuk darah di kepalanya. Luka de Ligt itu didapatkannya setelah secara tidak sengaja “dicap” oleh rekan setimnya Alex Sandro. Tim tamu mengancam melalui Ronaldo. tetapi tembakannya melebar dari gawang. Serangan-serangan Juve tampak kurang percaya diri dalam pertandingan ini.

Klub Italia ini lantas meningkatkan tekanan setelah jeda. Di babak kedua, Lyon lebih banyak duduk di daerahnya dan berharap untuk menyakiti tim Maurizio Sarri melalui serangan balik. Paulo Dybala hampir saja menyamakan kedudukan dengan tendangan voli. Pemain pengganti Gonzalo Higuaín juga menyia-nyiakan beberapa peluang. Puncak kekecewaan Juventus datang ketika gol Dybala dianulir karena offside. Lyon pun berhasil mempertahankan kedudukan hingga peluit panjang disemprit wasit. (*) [HeloBorneo.com

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: