25 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Piala Menpora 2021 Segera Dimulai, Insan Sepakbola Beri Dukungan Penuh

Piala Menpora 2021 siap digelar. Ajang sepakbola nasional ini mendapat lampu hijau dari pihak kepolisian yang telah memberikan izin keramaian. Para insan sepakbola tanah air pun mendukung penuh perhelatan ini.

_____________________________________________

Piala Menpora 2021
Piala Menpora 2021 siap digelar. Ajang sepakbola nasional ini mendapat lampu hijau dari pihak kepolisian. | HeloBorneo.com — Ilustrasi: Piala Menpora 2021. (net)

JAKARTA | Mabes Polri sudah memberikan izin keramaian untuk pelaksanaan turnamen pramusim Piala Menpora 2021 yang dijadwalkan berlangsung pada bergulir 21 Maret hingga 25 April. Izin tersebut sudah dilakukan dengan kajian mendalam.

Bahkan izin tersebut diserahkan langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Menpora Zainudin Amali di Mabes Polri, Kamis (18/2). Kemudian izin itu langsung diberikan kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Mantan pemain tim nasional Indonesia, Yeyen Tumena pun memberikan pendapatnya soal penyelenggaraan Piala Menpora 2021 ini.

Tanggapan Yeyen Tumen soal Piala Menpora 2021

‘’Piala Menpora tetap sesuai dengan jadwal dan akan berlangsung dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Jadi abaikan saja mereka yang tidak menginginkan sepak bola Indonesia maju,’’ujar Ketua Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) Yeyen Tumena.

Yeyen mengatakan Piala Menpora atau turnamen pramusim sudah ditunggu oleh pelatih, pemain, wasit, dan semua elemen yang terlibat dalam sepak bola. Bahkan PT LIB sudah melakukan undian untuk klub-klub Liga 1 yang akan bermain di 4 kota, yakni Sleman, Surakarta, Malang, dan Bandung.


Piala Menpora 2021
HeloBorneo.com — Yeyen Tumena (paling depan). (Foto: PSSI)

 

Bagi Yeyen sepakbola adalah tontonan dan hiburan. ‘’Bagi kami, sepak bola jauh lebih dari itu. Sepak bola adalah kehidupan dan harapan. Pandemi covid-19 terlalu lama merusak kehidupan insan sepak bola Indonesia. Namun, riak kehidupan dan harapan itu muncul lagi lewat Piala Menpora,’’ ujar Yeyen.

Oleh karena itu, Yeyen mengajak untuk bersama-sama menjaga dan mengikuti aturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. ‘’Suporter masih bisa menikmati pertandingan dengan aman lewat menonton di rumah. Mari bersama menjaga kehidupan dan masa depan kita serta sepak bola Indonesia.

Merujuk pada dua laga timnas melawan Tira Persikabo (5/3) dan Bali United (7/3) yang berjalan lancar karena ada kerja sama yang baik antara Kepolisian, Gugus Tugas COVID-19, pelatih, pemain, dan PSSI, Yeyen meyakini Piala Menpora juga akan berjalan lancar.

Dukungan dari Aji Santoso

Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso juga mendukung Piala Menpora. ”Ya bagus buat pemanasan jelang kompetisi. Persebaya akan bermain sebaik mungkin,” kata Aji Santoso.


Piala Menpora 2021
HeloBorneo.com — Aji Santoso. (Foto: PSSI)

 

Pemain menyambut baik

Pemain sayap Persib Bandung Frets Butuan juga bahagia setelah adanya kepastian turnamen ini. Sebagai pemain sepak bola, Frets tak sabar lagi karena sudah lama tidak merasakan atmosfer pertandingan setelah Liga 1 2020 dihentikan akibat pandemi COVID-19.

“Bagus ada pramusim karena sebelum Liga 1 bergulir kami sudah pemanasan dulu dengan turnamen. Jadi sebelum kompetisi bergulir kami lebih siap,” ujar Frets.

_____________________________________________

Berita terkait Piala Menpora 2021 :

_____________________________________________

 

Paguyuban Suporter Timnas Indonesia beri reaksi ini 

Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia Ignatius Indro juga bereaksi jika ada oknum yang mencoba menghalangi Piala Menpora 2021 ini.

‘’Kita jangan paranoid dengan penyelenggaraan turnamen sepakbola seperti Piala Menpora. Karena penyelenggaraan lebih banyak manfaatnya,” jelas Ignatius Indro.

Soal protokol kesehatan COVID-19, Ignatius pun mengambil contoh pelaksanaan uji coba timnas yang berjalan lancar beberapa waktu lalu.

“Tentu dengan protokol kesehatan ketat. Ini sudah terbukti dengan saat uji coba timnas, suporter kita sudah dewasa, tinggal bagaimana sosialisasi protokol kesehatan maka suporter akan berusaha menjalankannya. Banyaknya negara-negara yang telah menyelenggarakan kompetisi juga telah membuktikan sepak bola tidak menyebabkan kluster baru covid-19. Pihak-pihak (termasuk Indonesia Police Watch) yang meragukan itu sama saja telah melecehkan stakeholder sepak bola khususnya suporter Indonesia,’’ ujarnya memberi penjelasan.

Humas suporter Arema FC, Achmad Ghozali juga berang dengan pernyataan IPW. ‘’Sebagai suporter kita sudah berkomitmen dengan pihak kepolisian, juga PSSI dan Menpora, bahwa tidak akan datang ke stadion, namun tetap mendukung di rumah, komitmen ini jangan lagi diprovokasi seolah olah masih ada kekhawatiran,’’ ujarnya.

‘’IPW jangan menebar ketakutan, tapi berilah solusi, bahwa sepakbola itu menghidupi banyak orang. Kita ingin membuktikan bahwa aktivitas sepakbola bisa berjalan dengan tetap mematuhi aturan prokes. Jika IPW hanya sekadar mengancam dan menakut-nakuti tanpa solusi, maka kami meminta agar hal seperti ini ditertibkan dan diamankan. Sebab justru menimbulkan keresahan dan kegaduhan. Padahal semua pihak yang terlibat di sepakbola sudah siap beradaptasi dengan protokol kesehatan. Kami minta IPW jangan memprovokasi, apalagi tujuannya hanya untuk mematikan sepakbola,’’ pungkas Achmad Ghozali. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    11
    Shares