Sat. Jul 11th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Duh! Diduga Suspect Covid-19, Asisten Pelatih Barito Putera Yunan Helmi Diisolasi

2 min read
HeloBorneo.com – Asisten Pelatih klub Liga 1, Barito Putera, Yunan Helmi dikabarkan terinfeksi virus Covid-19. (Foto: Instagram @psbaritoputeraofficial)

BANJARMASIN | Diduga suspect Covid-19, asisten pelatih Yunan Helmi saat ini tengah diisolasi. Yunan adalah asisten pelatih Barito Putera.

Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Manajer Barito Putera, Mundari Karya terkait kabar asistennya yang diduga terjangkit virus Corona atau Covid-19.

Mundari mengungkapkan Yunan sudah satu pekan dirawat di rumah sakit karena indikasi demam berdarah di Banjarmasin. Yunan sempat dirawat di Rumah Sakit Suaka Insan dan kemudian dirujuk ke Rumah sakit Umum Daerah Ulin.

“Ada indikasi demam berdarah. Pas kita [tim Barito] berangkat ke sini [Makassar], dia dirujuk ke Rumah Sakit Ulin,” ujar Mundari seperti yang kami kutip dari laman CNNIndonesia, Senin (16/3).

Menunggu Keputusan RS

“Diindikasikan ada (corona-red). Dia masuk (RS Ulin), diisolasi. Baru tiga hari, jadi keputusan masalah dia positif atau negatif itu belum ada. Masih menunggu,” ucap Mundari melanjutkan.

Ditanyakan perihal pengecekan kesehatan asisten pelatih timnya, Mundari belum bisa memastikan. Mundari Karya mengatakan tenggat pengecekan tim medis RS Ulin terkait indikasi virus corona yang dialami Yunan masih butuh waktu.

Menurut mantan pelatih PSPS Pekanbaru itu, butuh minimal lebih dari tiga hari. Itu pun baru perkiraan. “Belum itu. Yang menteri aja tiga hari, apalagi yang dari daerah,” ucapnya.

Akan Lakukan Pengecekan Kesehatan Tim

Selain itu Mundari mengungkapkan pemain hingga ofisial akan melakukan pengecekan kesehatan. Hal ini dilakukan setelah Yunan diisolasi karena diindikasikan corona.

Pemain dan ofisial direncanakan melakukan pengecekan kesehatan di Banjarmasin pada Selasa (17/3). Skuat Laskar Antasari saat ini masih berada Makassar untuk bertanding melawan PSM Makassar, hari Senin (16/3/2020) ini.

Keputusan Penundaan Laga 

Namun, keputusan PSSI untuk menunda gelaran Liga 1 dan Liga 2 selama dua pekan sebagai imbas pandemi corona membuat laga kedua tim batal digelar.

“Pemain-pemain kita mau diliburkan setelah lawan Makassar [rencana awal]. Sekarang seluruh pemain akan kembali ke Banjarmasin untuk check up. Hari ini pulang dan baru besok diperiksa dokter karena pesawat malam hari,” tukas Mundari. (*) [HeloBorneo.com


#coronarovirus #coronavirus #viruscorona #VirusChina #2019nCoV #CoronaOutbreak #corona #virus #viruskorona #COVID19

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: