25 June, 2022

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Viral! Politikus Filipina Benny Abante Disebut Berwajah Mirip Menko Luhut

Politikus Filipina Benny Abante disebut memiliki wajah mirip Menko Luhut Binsar Pandjaitan. Hal ini lantas membuat heboh netizen Indonesia. Alhasil, Benny Abante pun menjadi viral dan trending di Tanah Air.

_______________________________________

benny abante, mirip menko luhut
Politikus Filipina Benny Abante disebut memiliki wajah mirip Menko Luhut Binsar Pandjaitan. Hal ini lantas membuat heboh netizen Indonesia. Alhasil, Benny Abante pun menjadi viral dan trending di Tanah Air. | HeloBorneo.com — Politikus senior Filipina Bienvenido Benny Mirando Abante Jr (kiri), dan Menko Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia. (Foto: Congress.gov.ph/SINDOnews)

 

JAKARTA | Politikus senior Filipina ini bernama Bienvenido “Benny” Mirando Abante Jr. Fotonya yang mirip dengan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Republik Indonesia, menjadi viral di media sosial.

Selain dikenal sebagai politikus kawakan Filipina, Benny (71) juga merupakan pendeta Baptis. Dia menjabat sebagai Wakil Ketua Parlemen sejak Desember 2020.

Dia merangkap sebagai anggota parlemen distrik ke-6 Manila sejak 2019, posisi yang sebelumnya dipegangnya dari 2004 hingga 2010.

Perjalanan Karir Benny Abante

Benny sebelumnya menjabat sebagai Pemimpin Minoritas Parlemen dari 2019 hingga Oktober 2020 dan anggota dewan Manila dari distrik ke-6 dari 1992 hingga 1995.

Benny hingga kini aktif sebagai pendeta Metropolitan Bible Baptist Church di Santa Ana, Manila.

Dia lahir di pinggiran Sampaloc, Manila, pada 15 Juli 1951. Benny adalah anak sulung dari empat putra Pendeta Ben O. Abante Sr. dan Priscilla Mirando. Dia memiliki dua adik laki-laki, Jose Hernes dan Reuben, yang keduanya tumbuh menjadi menteri.

Benny besar dengan mengambil pekerjaan sampingan seperti menyemir sepatu, menjual koran dan korsase dan bekerja di lokasi konstruksi di usia muda untuk menghidupi dirinya sendiri.

Dia juga pernah bekerja di sebuah kantor akuntan sebagai auditor untuk mendukung pendidikannya di perguruan tinggi. Pada tahun 1975, dia memulai berkiprah di Metropolitan Bible Baptist Church di Santa Ana, Manila.

Benny lulus dengan gelar di bidang teologi, dan juga memegang gelar master di bidang Manajemen Pemerintahan dari Pamantasan ng Lungsod ng Maynila. Dia mencalonkan diri dan memenangkan kursi di Parlemen pada Mei 2004.

Kemudian Benny diangkat sebagai ketua Komite Informasi Publik. Komite yang dipimpinnya meneliti rancangan undang-undang (RUU) Hak Jawab yang dikritik oleh organisasi media sebagai pembatasan kebebasan pers.

Dirinya juga mengusulkan RUU Video Anti-Seks yang menjatuhkan hukuman lebih keras kepada orang-orang yang terlibat dalam pembuatan video seks.

Benny gagal mempertahankan kursinya dalam pemilu 2010, kalah dari Rosenda Ann “Sandy” Ocampo. Dia mencoba kembali ke Parlemen pada 2013 dan 2016 tetapi tidak berhasil, kalah dari Ocampo.

Dia terpilih sebagai Perwakilan Distrik ke-6 Parlemen Manila pada 2019 dengan petahana Ocampo sebelumnya tidak memenuhi syarat untuk dipilih kembali. Pada 10 Juli 2020, dia adalah salah satu dari 11 anggota Parlemen yang memilih untuk memberikan perpanjangan waralaba media ABS-CBN. (sumber: Sindonews) (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini