22 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Eiger Kirim “Surat Cinta” ke Youtuber, Malah Dapat Cibiran Netizen

eiger
HeloBorneo.com – Tangkapan layar kanal youtube @duniadian (Tim pewarta)

 

JAKARTA | Jenama kenamaan Eiger tengah naik daun hari ini, Kamis (28/1/2021). Namun sayangnya, produk yang terkenal ini menjadi bahan perbincangan di media sosial karena alasan negatif.

Eiger menjadi viral, bahkan menjadi trending topic di media sosial Twitter setelah “surat cinta” berupa  surat keberatan yang mereka kirimkan ke seorang Youtuber menjadi ramai di jagat maya.

Melalui akun media sosial miliknya, youtuber bernama Dian Widyanarko mengunggah surat keberatan Eiger kepadanya. Postingannya itu pun lantas menjadi viral di media sosial.

Berdasarkan pantauan HeloBorneo.com pada pukul 17:53 WIB, Eiger menduduko trending topic nomor dua di twitter dengan jumlah cuitan sebanyak 3.057 kali oleh netizen di platform tersebut.


eiger
HeloBorneo.com – Tangkapan layar saat eiger menjadi trending topic di twitter. (Tim pewarta)

 

Lantas, mengapa jadi viral? Berikut penjelasannya.

Youtuber mengunggah surat keberatan dari Eiger

Seorang youtuber bernama Dian Widiyanarko menuliskan cuitan pada Kamis (28/1/2021) melalui akun media sosialnya di twitter, @duniadian. Tak hanya itu, dia juga melampirkan surat dari Eiger yang telah diterimanya.

“Halo @eigeradventure, jujur kaget saya dapat surat begini dari anda. Lebih kaget lagi baca poin keberatannya. Saya kan review produk gak anda endorse. Kalau anda endorse atau ngiklan boleh lah komplen begitu. Lha ini beli, gak gratis, lalu review pake alat sendiri,” ujar sambil mencolek akun milik eiger di platform itu.



 

Alasannya, karena Eiger tidak menyukai kualitas video yang diunggah oleh YouTuber tersebut, selain itu Eiger juga tidak menyukai adanya suara yang mengganggu video. Tidak hanya itu, pihak Eiger juga merasa keberatan dengan lokasi yang digunakan oleh pengunggah video.

Dian lantas meminta maaf. Tapi dia juga mengatakan bahwa seharusnya pihak Eiger seharusnya berterima kasih karena sudah mendapatkan promosi gratis, terutama kepada para followernya.

“Ya maaf kalau gak sempurna karena saya youtuber kaki lima belum bintang lima yang alatnya cinematik. Malah seharusnya anda berterima kasih, dapat promosi gratis ke 37ribu subscribers. Wong videonya tonenya positif. Ini videonya (dia melampirkan link video youtube yang mereview produk Eiger itu),” terang pemilik kanal Dunidian itu.

Bad Public Relation oleh Eiger dan kekecewaan pemilik kanal Duniadian

Menurut Dian yang merupakan praktisi sosial media, langkah Eiger itu merupakan publikasi buruk dimata publik. “Ini bad PR banget,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, Dian juga mengaku kecewa karena pihak Eiger menilai kualitas videonya masih buruk tidak seperti Youtuber terkenal lainnya. Dirinya pun lantas tidak mau menuruti permintaan untuk menurunkan video tersebut, dan berjanji tidak akan membeli atau mereview produk eiger lagi ke depannya.

“FYI saya ini konsumen setia EIGER sejak lama. Tapi okelah kalau anda keberatan, saya terima keberatannya dan saya mohon maaf. Tapi permintaan untuk menghapus, sory gak bisa,” ujarnya lagi.

Lebih jauh, Youtuber tersebut bahkan berjanji tidak akan membeli dan mereview produk dari Eiger.

“Mulai hari ini saya tidak akan beli produk anda lagi dan tidak akan mereview di channel saya lagi. Biar hanya youtuber bintang lima dengan alat canggih saja yang mereview produk anda,” ujarnya melampiaskan rasa kecewa.



 

Eiger mendapat cibiran netizen

Keluh kesah youtuber ini lantas mendapatkan berbagai ragam respon dari netizen. Meski tidak sedikit yang menyayangkan adanya hal ini, beberapa diantaranya tidak mempermasalahkan langkah Eiger.

“Lucu banget!” tulis akun Faishal Zain di Facebook.

“Mungkin masih banyak lah tetep yg akan beli Eiger. Tapi paling enggak, gue ngikut lu bang, bakal berhenti beli @eigeradventure dulu. Ada rekomendasi brand lain gk bang? Bisa buat bahas konten abis ini,” ujar pemilik akun @lazuandi di Twitter.

“Asli, sebagai Youtuber pemula saya ga ikut dikirim surat tapi ikutan kesel. Bikin video itu effort, mulai dari beli lampu, nyiapin script trus belum lagi ngedit dan upload. Sumpah jadi males ama merk,” tulis akun @DiazAnanda.

Bahkan ada yang menertawakan eiger karena alasan menulis surat keberatan karena alasan kualitas video. “Yaampun, kirain karena apa… ternyata kualitas video. Kok jadi kaya ngga tau diri ya :)) Ini yang ngebisikin legalnya siapa sik, kok konyol,” demikian @chiw.

Tapi, ada juga yang mempertanyakan soal surat itu. “Di nomor surat /I/2021 (kemungkinan besar) menandakan surat dibuat bulan Januari tahun 2021, sedangkan surat tanggal 23 desember 2020. Kaya ada yang janggal,” tulis warganet lainnya.

Bagi yang penasaran soal review produk yang menjadi pangkal permasalahan, dapat melihat video berikut ini:

(*) [HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini
  • 94
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    97
    Shares