23 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Sibuk Bekerja Hingga Tinggalkan Sholat? Dengarkan Nasihat Ustaz Khalid Basalamah Ini

Sibuk bekerja hingga tinggalkan sholat tidak dianjurkan, bahkan ketika baju yang melekat di badan kotor, berkeringat dan berbau tidak sedap.

_____________________________________________

sibuk bekerja hingga tinggalkan sholat
HeloBorneo.com — Ilustrasi: Sibuk bekerja akibat pekerjaan menumpuk. (Grafis: tim pewarta)

 


 

HIDAYAH | Seseorang sangat bersemangat mengejar dunia, hingga terlupakan baik disengaja ataupun tidak, tentang kewajibannya memenuhi kewajiban yang telah ditetapkan Allah SWT, yaitu mengerjakan sholat 5 waktu.

Ketika ditanya, muncul berbagai ragam alasan yang lantas mengemuka untuk menjadi alasan seorang muslim yang sibuk bekerja hingga tinggalkan sholat.

Ada yang mengatakan tidak ada waktu, ada yang mengatakan super sibuk. Dan ada juga yang beralasan karena pakaiannya kotor sehingga menyimpulkan pakaian kotor itu akan menjadi pertanyaan soal sah atau tidaknya sholat. Dan pada akhirnya, keputusan meninggalkan sholat karena pakaian kotor yang melekat di badannya itu.

Lalu, bagaimana menyikapi soal pakaian kotor yang melekat di badan dan kewajiban menjalankan sholat? Simak penjelasan Ustaz Khalid Basalamah soal orang sibukĀ  bekerja hingga tinggalkan sholat.

Ustaz Khalid Basalamah menyikapi muslim sibuk bekerja hingga tinggalkan sholat karena pakaian kotor

Mengutip dari kanal IGTV akun Teladan Quran (@teladan_quran), Ustaz Khalid Basalamah membacakan pertanyaan soal pekerja di Indonesia, terutama pekerja kasar yang sering meninggalkan sholat dengan alasan berkeringat dan bajunya tidak sedap dan kotor. Padahal, menurut pengalaman si penanya, ketika bekerja di Arab Saudi, si penanya sering menemukan pekerja asal Pakistan, yang bekerja di jalanan atau sebagai pekerja konstruksi yang menyempatkan untuk sholat berjamaah di masjid walaupun bajunya kotor, berkeringat dan berbau tidak sedap.


sibuk bekerja hingga tinggalkan sholat
HeloBorneo.com — Ustaz Khalid Basalamah membacakan pertanyaan jamaah. (tangkapan layar IGTV @teladan_quran)

 

Menanggapi pertanyaan itu, Ustaz Khalid Basalamah mengatakan bahwa hal itu tidak masalah sama sekali. Menurut dia, tidak ada hubungannya antara orang salat dengan bajunya kotor.

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan, bahwa selama baju yang dipakai atau tempat sholat tidak terkena najis, walaupun kotor dan berkeringat, dan sepanjang menutup aurat, tidak ada masalah tetap mengerjakan sholat.

Bahkan, Ustaz Khalid Basalamah menyamakannya dengan saat berjihad dengan baju bergelimang darah. Dalam kondisi seperti itu, sholat tetap dijalankan oleh para sahabat.

“Sama dengan orang jihad penuh darah bajunya sholat aja. Itu bukan najis. Kita tidak boleh pakai pakaian atau sajadah, tempat salat, kalau jelas-jelas ada najisnya. Tapi kalau cuma kotor, keringat, gak masalah jangan kehilangan waktu,” ujar Ustaz Khalid Basalamah dalam video, sebagaimana dilansir HeloBorneo.com, Rabu (10/2/2021).

Ustaz Khalid Basalamah sarankan ganti baju

Lebih lanjut, Ustaz Khalid Basalamah menyarankan, apabila memang merasa baju yang dipakai itu kotor, berkeringat, dan berbau tidak sedap, hendaknya mengganti pakaian itu ketika hendak sholat.

Menurutnya, tidak ada alasan sibuk bekerja hingga tinggalkan sholat, apalagi karena alasan baju kotor. Bahkan Ustaz Khalid mencontohkan kebiasaan yang sering dilakukannya. Pada saat berwudhu, Ustaz Khalid mengganti pakaian apabila dirasa kotor, berkeringat dan lain sebagainya.

“Kalau saya gak malu kalau ke mana-mana saya bawa tas kresek isinya baju ganti. Saya kalau dari pengajian-pengajian mampir di masjid mana saya mandi, wudhu, bersihin badan, seger kembali baru saya masuk pengajian,” jelasnya.

Lebih lanjut Ustaz Khalid menjelaskan, menggunakan wewangian untuk tubuh adalah hukumnya sunnah, terutama untuk laki-laki.

Tak hanya ganti baju, Ustaz Khalid pun menyarankan untuk menggunakan pewangi badan, karena hal itu merupakan sunnah Nabi. “Sering gunakan roll on, pewangi badan, itu sunnah, terutama laki-laki,” ujarnya.

Ustaz Khalid landtas membacakan hadis Nabi Muhammad SAW yang berkaitan dengan minyak wangi dan pewangi badan, sebagaimana berikut ini.

“Cintakan kepadaku dunia ini karena adanya wanita dan minyak wangi,” kata Ustaz Khalid menjelaskan isi hadis.

_____________________________________________

Baca juga: Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban

_____________________________________________

Ustaz Khalid Basalamah bahwa melihat sebagai sesuatu hal yang aneh apabila ada laki-laki yang tidak suka memakai minyak wangi. Menurutnya, hal itu jauh dari sunnah Nabi SAW. Dirinya pun menganjurkan untuk selalu membawa botol minyak kecil.

“Beli (botol minyak wangi-red) yang kecil. Kantongin selalu pakai minyak wangi ke mana-mana. Itu sunnah nabi SAW. Sudah baunya enak dapat pahala lagi,” ujar sang ustaz.

Ustaz Khalid menegaskan tidak ada alasan sibuk bekerja hingga tinggalkan sholat. Hal itu bukanlah suatu alasan dan harus dihindari.

Berikut video lengkapnya:

 

(*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 12
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    13
    Shares