22 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Pandemi Covid-19 Dorong Inovasi Sistem Belajar Online di Tahun Ajaran Baru

3 min read
Inovasi Sistem Belajar Online
HeloBorneo.com – Ilustrasi kegiatan belajar online. (Foto: Piqsels)

PONTIANAK | Pandemi covid-19 memaksa manusia meninggalkan perilaku lama. Dampak yang dihasilkan pandemi ini, selain negatif, juga ada beberapa hal positif. Salah satunya, inovasi sistem belajar online.

Perkembangan teknologi, khususnya internet telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Jaringan internet memungkinkan setiap penggunanya terhubung satu sama lain tanpa batasan jarak dan waktu.

Dunia pendidikan juga perlu memanfaatkan internet, salah satunya dengan penerapan pembelajaran jarak jauh, atau distance learning. Walaupun awalnya berangkat dari keterpaksaan karena tidak dapat menyelenggarakan kegiatan belajar-mengajar (KBM) secara tatap muka akibat pandemi corona, pembelajaran jarak jauh kian mendapatkan tempat, dan perlahan mulai menggeser proses KBM konvensial.

Pengumuman tahun ajaran baru 2020/2021 telah dirilis Kementerian Pendidikan dan telah dimulai pada tanggal 13 Juli 2020 lalu. Di tengah kondisi pandemi covid-19 yang belum menunjukkan tanda akan segera berakhir, pelaksanaan proses belajar dan mengajar pun menjadi berbeda.

Kegiatan Belajar Mengajar Terganggu

inovasi sistem belajar online
HeloBorneo.com – ilustrasi (net)

Kondisi pandemi corona memaksa sekolah, pendidik dan peserta didik untuk menunda penerimaan siswa baru di lingkungan sekolah. Pasalnya, kegiatan pertemuan belum dapat diperbolehkan mengingat cepatnya virus ini menular di antara kerumunan orang banyak.

Yang mendapatkan izin untuk melakukan pembelajaran di lingkungan sekolah hanya diperuntukkan bagi yang berada di zona hijau saja. Sementara sisanya melanjutkan proses Belajar dari rumah (BDR).

Menurut informasi, saat ini hanya ada sekitar 6% peserta didik yang berada di zona hijau. Jumlah itu sangatlah kecil dari keseluruhan peserta didik secara nasional. Besaran 6 persen yang dapat melakukan proses belajar-mengajar seperti biasa (tatap muka) ini tersebar di 85 kota dan kabupaten.

Selebihnya, sekitar 94% peserta didik hanya dapat melanjutkan pembelajaran jarak jauh yang telah berjalan sejak Maret-April, menjelang berakhirnya proses belajar-mengajar tahun ajaran sebelumnya.

Perlunya Inovasi Sistem Belajar Online

Berkaitan dengan implementasi KBM maka guru dan siswa dapat menggunakan “kelas virtual” sehingga proses belajar dapat dilakukan secara daring.

Salah satu keuntungan model pembelajaran online yaitu bahan ajar relatif mudah diperbaharui. Selain itu mendorong kemandirian sisswa dalam proses pembelajaran. Pasalnya, siswa harus dapat lebih disiplin selama KBM karena tidak ada pihak pengajar yang dapat mengawasi secara langsung.

Kebutuhan akan konten pembelajaran online mendorong hadirnya sistem konten pembelajaran dan pendidikan yang bisa menjadi solusi efektivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Konten yang baik seyogyanya memiliki fitur proses persiapan, implementasi, hingga penilaian dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menjadi fokus utama, disertai dengan pendampingan dan pelatihan guru.

Guru Perlu Terus Upayakan Terobosan Baru

inovasi sistem belajar online.
HeloBorneo.com – Ilustrasi kegiatan belajar online (Foto: ist)

Agar tidak bosan dan up-to-date, kegiatan pembelajaran perlu terus melakukan inovasi sistem belajar online. Inovasi ini merupakan solusi yang perlu didesain dan dilaksanakan oleh guru dengan memaksimalkan media daring. Guru dapat melakukan pembelajaran menggunakan metode E-Learning, yaitu pembelajaran memanfaatkan teknologi informasi (TI) dan komunikasi.

Sistem pembelajaran dapat dilaksanakan melalui perangkat komputer (PC) atau laptop yang terhubung koneksi internet. Guru pun bisa melakukan pembelajaran bersama di waktu yang sama dengan menggunakan grup di media sosial, seperti Whatsapp (WA), Telegram, aplikasi Zoom ataupun media sosial lainnya, sambil terus menggali inovasi sistem belajar online lainnya.

Selain itu, guru perlu memberikan tugas terukur namun tetap memastikan setiap hari pembelajaran peserta didik terlaksana tahap demi tahap. Masih banyak inovasi sistem belajar online lain yang bisa dilakukan oleh guru demi memastikan pembelajaran tetap berjalan dan peserta didik mendapatkan ilmu sesuai kurikulum yang telah disusun oleh pemerintah. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares