19 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

New Normal, Dua Obyek Wisata Kalbar Kembali Buka

3 min read
obyek wisata Kalbar
HeloBorneo.com – Panorama Bukit Sepancong di Bengkayang (Foto: ANTARA/Wati)

PONTIANAK | Masuki masa tata normal baru, atau new normal, dua obyek wisata Kalbar kembali dibuka untuk kunjungan para wisatawan. Kedua obyek wisata itu terletak di Kabupaten Bengkayang, Kalbar, yaitu wisata alam Bukit Sepancong II dan Hutan Anggrek Paripet di Desa Cipta, mulai dibuka kembali per tanggal 19 Juni 2020.

Ketua Komunitas Pencinta Alam Tana’k Panyanggar Kalbar yang juga merupakan pengelola Sepadang Hill dan Kebun Anggrek, Hatari, mengungkapkan hal itu sebagaimana dilansir dari Antara (Minggu, 21 Juni 2020).

“Mulai 19 Juni 2020, objek wisata Bukit Sepancong II dan Hutan Anggrek Paripet sudah dibuka. Namun untuk para wisatawan atau pengunjung tetap harus mematuhi Standard Operating Procedure (SOP) yang diberlakukan oleh pihak pengelola,” ujarnya.

Terapkan Protokol Kesehatan

Walaupun dibuka untuk umum, namun, dalam pelaksanaannya, tetap mengacu pada protokol kesehatan. Penerapan protokol kesehatan ini berdasarkan pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) tentang standar protokol kesehatan penanganan Covid-19. Permenkes ini diberlakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat untuk memutuskan penyebaran virus covid-19 pada masa tata normal baru.

Selain itu, peraturan dan keputusan tersebut sudah disepakati bersama Pemdes Cipta Karya, BPD Cipta Karya, BUMDes Panyanggar Desa Cipta Karya dan unit usaha pengelola Sepadang Hill dan Hutan Anggrek.

Protokol kesehatan yang wajib diterapkan bagi setiap pengunjung yaitu wajib menggunakan masker, wajib mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki area. Selama kunjungan pendaki wajib menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Para pengunjung dua obyek wisata Kalbar itu juga wajib tetap menjaga jarak, wajib registrasi atau mendaftar secara online via WA di nomor yang tersedia dan kuota pengunjung terbatas.

Dua Obyek Wisata Kalbar Dibuka Dengan Pembatasan Pengunjung

Hal lainnya, walaupun telah dibuka kembali, tapi kedua obyek wisata itu bakal membatasi penerimaan pengunjung tiap harinya. Obyek wisata Sepadang Hill atau Bukit Sepancong II dan Hutan Anggrek kuota maksimal 40 orang per hari dengan biaya masuk atau pendaftaran Rp10.000 per orang dan biaya parkir Rp10.000. Sementara untuk Hutan Anggrek saja hanya menerima 20 orang setiap hari dan biaya registrasi dan parkir Rp5.000 per orang, dan dengan batas waktu yang dimulai pukul 07.00 pagi sampai pukul 17.00.

“Jumlah kuota per hari disesuaikan dengan waktu daftar dan nomor urut registrasi,” jelas Hatari.

Agar dapat memperlancar kegiatan dan mengurangi interaksi, diharapkan agar para pengunjung yang datang di dua obyek wisata Kalbar itu membayar dengan uang pas. Para pengunjung juga tidak dalam keadaan sakit seperti demam, flu, pilek, ataupun dalam kondisi sakit lainnya. Pengunjung juga dilarang menginap di Hutan Anggrek.

Peraturan lain, pendaki atau pengunjung dilarang keras mencuri, mengambil, merusak dan melakukan vandalisme pada fasilitas dan sarana prasarana yang ada di kawasan tersebut. Jika pendaki atau pengunjung terbukti melanggar akan dikenakan sanksi ganti rugi dua kali lipat dan sanksi hukum yang berlaku.

Wajib Taati Peraturan

obyek wisata kalbar
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Anggrek liar (Foto: wiranurmansyah.com)

Kepala Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Benyamin Calvin juga mengimbau pendaki atau pengunjung di dua obyek wisata Kalbar itu, yaitu Sepadang Hill dan Kebun Anggrek, untuk menaati aturan dan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pihak pengelola, demi kebaikan bersama. “Demi melindungi diri sendiri dan orang lain sehingga dukungan terhadap pemerintah dapat kami laksanakan,” tegas Benyamin Calvin. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares