29 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Mari Jaga Sistem Imun Tubuh Dengan 2 Vitamin Ini

2 min read
jaga sistem imun tubuh
HeloBorneo.com – Ilustrasi daya tahan tubuh. (Foto: peterschreiber.media)

PONTIANAK | Pandemi Covid-19 masih melanda hingga kini. Kita pun wajib jaga sistem imun tubuh demi membuat tubuh tetap kuat dari terpaan virus dan juga penyakit lainnya.

Lalu, kira-kira bagaimana cara untuk jaga sistem imun tubuh kita? Berbicara tentang vitamin yang dibutuhkan guna menjaga sistem kekebalan tubuh, setidaknya terdapat dua jenis. Kedua jenis vitamin ini perlu dicukupi kebutuhannya yaitu vitamin C dan D.

Jaga sistem imun tubuh dengan vitamin D

Menurut direktur National Institute of Allergy and Infectious Disease, Anthony Fauci, bila tubuh seseorang kekurangan vitamin D, maka akan berdampak pada tubuh yang rentan terhadap infeksi. Oleh karena itu, Fauci pun merekomendasikan vitamin D demi menjaga sistem imun tubuh. “Saya tidak keberatan merekomendasikan itu (vitamin D-red),” jelas Fauci.

Pendapat lainnya datang dari Amesh A. Adalja kepada Health, baru-baru ini. Sosok peneliti senior di Johns Hopkins Center for Health Security itu mengungkapkan bahwa terdapat ada bukti Vitamin D memang membantu melawan infeksi pernapasan.

Menurut National Institutes of Health Office of Dietary Supplements (NIH), vitamin D larut dalam lemak dan secara alami ada dalam beberapa makanan. Makanan itu misalnya  ikan berlemak, hati sapi, keju, dan kuning telur.

Selain itu, vitamin ini diproduksi di dalam tubuh ketika sinar UV dari matahari mengenai kulit dan memicu apa yang dikenal sebagai sintesis vitamin D.

Lebih lanjut, Amesh A. Adalja mengatakan, ketika di dalam tubuh, vitamin D dapat melakukan banyak hal termasuk memperkuat tulang, mengurangi peradangan, dan membantu fungsi kekebalan. Inilah alasan utama vitamin D dapat bermanfaat sebagai suplemen.

Terkait fungsi kekebalan, satu tinjauan sistematis dan meta-analisis data dari 11.321 orang dalam BMJ menemukan, orang yang mengonsumsi suplemen vitamin D mingguan atau harian, lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan infeksi saluran pernapasan dibandingkan mereka yang tidak.

Selanjutnya, sebuah tinjauan sistematis dan meta-analisis lain dari 5.660 orang yang diterbitkan di PLOS One menunjukkan, suplementasi vitamin D memiliki efek perlindungan terhadap infeksi saluran pernapasan.

Vitamin C

Selain vitamin D, vitamin C juga menambah kekuatan imun tubuh seseorang. “Vitamin lainnya, vitamin C karena tergolong antioksidan yang baik dan jika Anda ingin mengonsumsinya satu gram atau lebih, maka itu tidak masalah,” ujar Fauci.

Sebagai informasi, vitamin C larut dalam air yang secara alami ada di beberapa makanan, seperti jeruk, stroberi, brokoli, dan tomat. Vitamin ini juga dikenal sebagai antioksidan yang memainkan peran penting dalam fungsi kekebalan.

Para peneliti di Cochrane telah melakukan tinjauan dan meta-analisis terkait vitamin C. Hasilnya, menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen vitamin C ketika mereka sedang pilek mengalami penurunan infeksi sebesar 8 persen (orang dewasa) dan 14 persen (pada anak-anak).

Selain itu, mengonsumsi 250 miligram hingga 1 gram vitamin C sehari disebut bisa mengurangi risiko terkena pilek hingga 50 persen.

Itulah sekelumit pentingnya vitamin C dan D dalam upaya kita untuk jaga sistem imun tubuh. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini. Lalu, sudahkah anda mengonsumsi vitamin C dan D hari ini? (*) [HeloBorneo.com

Bagi artikel ini
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares