2 December, 2022

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Dukung Aksi #GILAsSAMPAH, Kemenko Marves: Saatnya Aksi Nyata

Aksi #GILAsSAMPAH yang didukung Kemenko Marves ini merupakan bentuk dari upaya meningkatnya pemahaman dan kepedulian multistakeholder mengenai masalah persampahan, dan diharapkan dapat terus digalakkan di daerah lainnya di Indonesia.

________________________________________

#GILAsSAMPAH, Kemenko Marves, Lingkungan Hidup
Aksi #GILAsSAMPAH yang didukung Kemenko Marves ini merupakan bentuk dari upaya meningkatnya pemahaman dan kepedulian multistakeholder mengenai masalah persampahan, dan diharapkan dapat terus digalakkan di daerah lainnya di Indonesia. | HeloBorneo.com — Ilustrasi. (Grafis Tim Pewarta)

 

DENPASAR | Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves Nani Hendiarti turut berpartisipasi dalam aksi #GILAsSAMPAH.

Sebagai informasi, aksi #GILAsSAMPAH adalah suatu Gerakan Inovasi Langsung Aksi Tuntaskan Sampah, yang di luncurkan pada Indonesia International Waste Expo (IIWAS) TriSense Bali, tanggal 17-20 April 2022.

IIWAS merupakan kegiatan untuk memfasilitasi kolaborasi multistakeholders dalam pengelolaan sampah yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta didukung oleh lebih dari sepuluh kementerian dan lembaga pemerintah.

Kegiatan yang turut melibatkan seluruh Pemerintah Daerah, Inovator, Pelaku Usaha, NGO, akademisi serta masyarakat untuk bersama-sama melakukan Pengelolaan Sampah di Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan (Sarbagita) menyasar multistakeholder untuk turut mengambil aksi nyata dalam menyelesaikan masalah persampahan melalui kegiatan pengurangan dan penanganan sampah di sumber.

Kemenko Marves sangat mengapresiasi dan mendukung aksi #GILAsSAMPAH

Pihak Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) pun memberikan apresiasinya terkait aksi #GILAsSAMPAH ini. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang telah diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri sejak tgl 17-20 April 2022” ujar Deputi Nani pada sesi pembukaan aksi #GILAsSAMPAH ini.


#GILAsSAMPAH, Kemenko Marves, lingkungan hidup
HeloBorneo.com — Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves Nani Hendiarti turut berpartisipasi dalam aksi #GILAsSAMPAH. (Foto: Kemenko Marves)

 

Dengan format acara yang dibuat menarik, kegiatan ini diawali dengan aksi bersih pantai di Pantai Jerman, Kuta pada tanggal 17 April 2022, yang turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Seluruh jajaran Eselon I Kementerian Dalam Negeri, Perwakilan Kepala Daerah, hingga perwakilan Pemerintah pusat.

Dalam sambutannya pada Puncak Acara Kegiatan tgl 18 April 2022 di Park 23 Creative Hub Bali, Deputi Nani menyampaikan pentingnya penerapan kebijakan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.

“Pemerintah Pusat dan Daerah sudah bersama-sama mengeluarkan kebijakan penanganan sampah dari hulu ke hilir, saatnya aksi nyata dari pemerintah daerah hingga kesadaran masyarakat yang perlu kita lakukan saat ini“ sambung Deputi Nani.

Pada rangkaian kegiatan tersebut, Kemenko Marves bekerjasama dengan Sekretariat Tim Koordinasi Penanganan Sampah Laut (TKN-PSL), turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan dua talkshow dengan tema “Penanganan Sampah Daerah untuk Mewujudkan Laut yang berkelanjutan”.

 

Kedua Talkshow itu menghadirkan Bupati Banyumas, Perwakilan dari Provisi Surabaya dan Kota Banjarmasin yang menceritakan pengalaman melakukan penanganan sampah serta pengeluaran kebijakan pengurangan sampahnya.

“Sudah banyak success stories kegiatan pengelolaan sampah yang dilakukan banyak pihak, dari penerapan kebijakan pelarangan plastik sekali pakai, aksi penanganan sampah dekat dengan sumber, beach clean up, sampai dengan penerapan teknologi pengolahan sampah seperti refuse derived fuel (RDF) dan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)” ujar Deputi Nani dalam sesi talkshow tersebut.

Deputi Nani menekankan agar setiap pihak dapat mengambil pembelajaran dari success stories ini untuk turut berpartisipasi mengambil peluang dan berbagai ragam langkah nyata demi menyelamatkan lingkungan hidup. “Kolaborasi para pihak menjadi penting, karena sampah merupakan masalah bersama” tutup Deputi Nani.  (*) [HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini