21 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Dampak COVID-19 Bisa Diatasi dari Isi Lemari Obat Keluarga

dampak covid-19, vitamin D
heloborneo.com – ilustrasi: Vitamin D yang disebut dalam penelitian dapat mengatasi dadmpak COVID-19. (net)

RAGAM | Dampak COVID-19 ternyata dapat diatasi dari isi lemari obat keluarga. Kenyataan ini ditunjukkan berdasarkan laporan baru-baru ini.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa dampak infeksi virus corona dapat dilawan dengan persediaan yang umum terdapat di lemari obat, salah satunya vitamin D.

Menurut penelitian yang diungkap dalam laporan itu, sembilan dari 10 kematian COVID-19 dapat dicegah jika orang-orang memiliki tingkat vitamin D yang cukup dalam tubuhnya.

Sebagaimana dilansir dari Fox News, Sabtu (26/12/2020), Dr. Peter Osborne di Houston mengatakan kepada Fox News bahwa puluhan penelitian terbaru menunjukkan tentang keistimewaan vitamin D yang biasanya dikonsumsi orang-orang.

Vitamin D Mencegah Dampak COVID-19

Dokter yang menjawat di Origins Nutrition Center yang bertempat di Sugar Land, Texas ini mengatakan, bahwa mengonsumsi vitamin D adalah cara mudah untuk melawan COVID-19.

Bahkan, sang dokter tak segan-segan mengatakan bahwa mengonsumsi vitamin itu adalah cara cerdas melawan virus corona yang masih menghantui masyarakat global hingga saat ini. “Saya pikir itu mungkin salah satu hal paling cerdas yang bisa dilakukan seseorang saat ini,” ungkap Peter Osborne.

Hasil Penelitian

Para pakar medis sejauh ini mengatakan bahwa orang dengan vitamin D rendah yang terkena COVID-19 memiliki kecenderungan lebih besar untuk meninggal. Mereka juga punya kecenderungan lebih besar ke arah hiper-inflamasi pada badai sitokin yang menyertai COVID-19 dan memiliki kecederungan lebih besar untuk menggunakan ventilator.

“Ketika seseorang dengan penyakit COVID-19 menggunakan ventilator, itu bukan hal yang baik. Hasilnya tidak bagus, jadi jika kita dapat menjauhkan orang dari ventilator dan kita dapat menjaga sistem kekebalan mereka dengan dukungan sangat baik dari nutrisi, itu paling masuk akal,” jelasnya.

Vitamin D Dapat Mencegah Kematian Akibat COVID-19

Studi tambahan yang diungkap dalam penelitian itu juga menunjukkan bahwa sembilan dari 10 kematian akibat COVID-19 dapat dicegah jika orang-orang memiliki tingkat vitamin D yang memadai.

Sayangnya, pada musim dingin yang tengah berlangsung di sebagian belahan Bumi saat ini dapat mengurangi vitamin yang perlu ada dalam kandungan tubuh kita. Pasalnya, kadar vitamin D yang dapat mengurangi dampak COVID-19 berkurang karena lebih sedikit orang yang berada di luar dan tidak berjemur, entah karena cuaca dingin, ataupun karena sinar matahari yang tertutup awan.

Sebagaimana diketahui, manusia membutuhkan setidaknya 20 menit sinar matahari setiap hari untuk mendapatkan jumlah vitamin D yang cukup. Karena itulah suplemen sering dibutuhkan untuk mencapai tingkat yang sehat. Vitamin yang ada bermacam ragam sangat dibutuhkan tubuh, terutama vitamin D sebagaimana diungkap dalam penelitian ini karena mampu mencegah dampak COVID-19 yang masih menjadi pandemi hingga saat ini. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 7
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares