28 February, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Sempat Puji Bitcoin, CEO Tesla Elon Musk Berbalik Arah 180 Derajat Lewat Ucapan Ini

2 min read

CEO Tesla Elon Musk terlibat dalam argumentasi di dunia maya setelah ucapannya mengenai Bitcoin di Twitter memicu perdebatan, karena bertentangan dengan apa yang telah diperbuatnya beberapa waktu sebelumnya.

_____________________________________________

CEO Tesla Elon Musk, bitcoin
HeloBorneo.com — CEO Tesla, Elon Musk. (net)

 

JAKARTA | CEO Tesla Elon Musk terlibat dalam badai argumentasi di platform media sosial Twitter setelah ucapannya melalui platform tersebut yang mengatakan bahwa Bitcoin “hampir sama dengan fiat currency (mata uang fiat-Red)” meskipun Tesla baru-baru ini menginvestasikan sebesar $ 1,5 miliar ke mata uang digital itu.

Berdasarkan pantauan HeloBorneo.com, pria berusia 49 tahun yang juga sempat menjadi CEO Paypal itu memulai cuitannya dengan menanggapi wawancara Bloomberg dengan CEO Binance Changpeng ‘CZ’ Zhao. Ketika wawancara berlangsung, minat CEO Tesla Elon Musk pada Dogecoin dan Bitcoin turut disebutkan.

“Saya terkejut bahwa Elon begitu bersemangat dengan Dogecoin,” kata Changpeng, sebagaimana dikutip dari wawancara dengan Bloomberg, Jumat (19/2/2021). Tapi Changpeng menyadari bahwa perusahaan Tesla milik Elon Musk berinvestasi sebesar 1,5 miliar Dollar AS pada Bitcoin, bukan Dogecoin.

Changpeng Zhao adalah CEO Binance, perusahaan pertukaran cryptocurrency terbesar di dunia berdasarkan volume yang meluncurkan kontrak berjangka untuk perdagangan Dogecoin.


CEO Tesla Elon Musk


 

CEO Tesla Elon Musk menanggapi wawancara itu

Tak ayal, wawancara yang diunggah oleh Bloomberg pada platform Twitter itu pun mendapatkan respons dari sang CEO Tesla Elon Musk, dengan memberikan balasan.

Menurut Elon Musk, langkah investasi Tesla bukanlah cerminan pendapatnya secara pribadi. “Tindakan Tesla tidak secara langsung mencerminkan pendapat saya,” ujarnya.

Elon Musk bahkan mengatakan bahwa berinvestasi dalam Bitcoin yang menurutnya secara likuiditas hanya sedikit berbeda dibanding uang kas termasuk langkah yang cukup menantang bagi perusahaan karena risikonya. “Memiliki beberapa Bitcoin, yang merupakan bentuk likuiditas yang tidak sebodoh uang kas, cukup menantang untuk sebuah perusahaan S&P 500,” jelasnya lagi.


CEO Tesla Elon Musk


 

CEO yang blak-blakan itu melanjutkan dengan mengklarifikasi: “Untuk lebih jelasnya, saya bukan investor, saya seorang insinyur. Saya bahkan tidak memiliki saham yang diperdagangkan secara publik selain Tesla. ”

“Namun, ketika mata uang fiat memiliki minat riil negatif, hanya orang bodoh yang tidak akan mencari di tempat lain. Bitcoin hampir sama dengan uang fiat. Kata kuncinya adalah ‘hampir’ ”

Dia bahkan menutup cuitannya dengan menyatakan keheranannya tentang bagaimana sebuah Bitcoin yang terbentuk dari file teks hash dapat ditukar dengan benda dan pelayanan di dunia nyata. “Entah bagaimana, file teks hash menggunakan kripto kuno dapat ditukar dengan barang dan jasa nyata!? Luar biasa,” tutupnya.


CEO Tesla Elon Musk


 

Berbalik arah 180 derajat

Perubahan nada Musk sangat kontras dengan komentarnya di akhir Januari, ketika dia menyebabkan harga Bitcoin melonjak dari $ 33.000 menjadi $ 38.000 hanya dengan mengubah bio Twitter-nya menjadi “Bitcoin”.


CEO Tesla Elon Musk
HeloBorneo.com — Tangkapan layar bio Elon Musk di platform media sosial Twitter. (Tim Pewarta)

 

Tidak jelas apakah badan pengatur di AS sedang memeriksa perilaku Elon Musk di Twitter. Terutama terkait polemik yang melibatkan Gamestop dan Robinhood. Namun sebelumnya SEC pernah memperingatkan CEO Tesla Elon Musk terkait penggunaan akun Twitternya yang terkadang memberikan komentar mengenai berbagai ragam isu dan dapat mempengaruhi keputusan investor.  | #Bitcoin | (*) [HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares