24 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Cegah Virus Corona Dengan Imunostimulan

3 min read
Cegah Virus Corona
HeloBorneo.com – Para petugas rumah sakit mengenakan kacamata pelindung dan masker sedang bersiap untuk memeriksa tes darah yang diambil dari mahasiswa Indonesia yang baru kembali dari China. (Foto: Chaideer Mahyuddin/AFP)

JAKARTA | Berbagai cara cegah virus Corona agar tidak semakin menyebar perlu semakin disosialisasikan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Sebagaimana diketahui, virus corona tipe baru atau dikenal dengan nama novel coronavirus (2019-nCov) terus bertambah dan meluas penyebarannya.

Berdasarkan pantauan worldometers.info, jumlah pasien yang terjangkit virus ini kian mengkhawatirkan. Data terkini pada 4 Februari 2020, kasus Corona Virus sudah mencapai angka 20.626 dengan 2.790 pasien atau 14 % dalam kondisi kritis. Angka kematian mencapai 426 pasien. Sementara, pasien yang berhasil sembuh sebanyak 653 orang.

Gejala orang yang terkena virus corona baru ini adalah demam, batuk, sesak napas, serta mengalami gangguan pernapasan ringan hingga berat. Pada kasus yang lebih parah lagi, infeksi ini menyebabkan pneumonia hingga kematian.

Imbauan Menteri Kesehatan

Sebelumnya, Menteri Kesehatan RI, dr. Terawan Agus Putranto, mengajak masyarakat Indonesia ikut membantu pencegahan virus tersebut dengan menjaga diri sendiri. Perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah infeksi virus corona serta memperkuat daya tahan tubuh juga perlu kian digalakkan.

Selain itu, tambah Menkes, terus berdoa dan tetap berpikir positif. Kedua hal itu, menurut Menkes, akan sangat membantu menghadapi berbagai persoalan hidup.

Jaga Pola Hidup Sehat dan Bersih

Hal yang tak kalah pentingnya untuk cegah virus Corona yaitu dengan menjaga imunitas tubuh. Jika daya tahan tubuh baik, maka tidak mudah terkena virus.

Sebagai informasi, tubuh memiliki sistem pertahanan. Sistem ini bekerja sebagai mekanisme alami untuk melawan ancaman dari masuknya benda asing dari luar, seperti virus, bakteri, jamur. Bila daya tahan tubuh lemah, maka benda asing tersebut akan mudah masuk. Sehingga menyebabkan terkena infeksi dan muncul beberapa gejala misalnya bersin, demam dan lainnya.

Apalagi kondisi saat ini, dimana virus corona mudah menyebar dan belum ditemukan vaksin untuk virus corona. Pada kasus seperti ini, jalan terbaik yang bisa dilakukan adalah tindakan pencegahan, secara eksternal maupun internal. Menurut Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI, pencegahan dapat dilakukan secara eksternal dengan menjalankan pola hidup bersih dan sehat.

Pola hidup sehat dengan cara konsumsi makanan gizi seimbang, rajin berolahraga, istirahat yang cukup. Menjaga kebersihan tubuh dengan rajin mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker, terutama bila berada di tengah keramaian.

Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Melalui Imunostimulan

Pola hidup sehat dan bersih semakin diperkuat melalui pencegahan internal. Hal ini dapat dilakukan dengan memodulasi (mengatur) sistem daya tahan tubuh, yaitu imunostimulan.

Menurut Prof Iris, imunostimulan bekerja untuk merangsang pembentukan sel-sel imun seperti sel B yang kemudian akan membentuk antibodi. Pada kondisi dimana risiko paparan terhadap infeksi virus sangat tinggi, maka imunostimulan dapat ditambahkan disamping pencegahan lainnya. Imunostimulan dapat dikonsumsi dalam durasi tertentu sampai risiko paparan virus menurun dan sebaiknya dikonsumsi sebelum seseorang terinfeksi suatu penyakit, karena Imunostimulan membutuhkan waktu untuk merangsang sistem imun.

Lebih lanjut, Prof Irish mengatakan, penggunaan imunostimulan dapat dianjurkan pada orang-orang yang merencanakan bepergian, dan sering berada di pusat keramaian. Selain itu, kelompok usia yang rentan memiliki daya tahan tubuh rendah, terutama lanjut usia (diatas usia 60 tahun). Upaya meningkatkan daya tahan tubuh pada kondisi ini menjadi sangat penting untuk semua orang.  Orang-orang yang memiliki risiko tinggi ataupun tidak perlu memanfaatkan imunostimulan untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. (*) [HeloBorneo.com


| #coronarovirus #coronavirus #viruscorona #VirusChina #2019nCoV #CoronaOutbreak |

 

Bagi artikel ini
  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    11
    Shares