26 September, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Beredar Kabar Virus Corona Bisa Menyebar via Ponsel Xiaomi, Ini Faktanya

2 min read
Virus Corona Bisa Menyebar
HeloBorneo.com – ilustrasi (ist)

HELOBORNEO | Penyebaran virus Corona saat ini begitu cepat dan dalam lingkup global. Banyak sekali kabar dan info yang perlu disaring lagi kebenarannya. Seperti yang sedang marak diperbincangkan saat ini di kalangan netizen tanah air. Saat ini heboh beredar kabar virus Corona bisa menyebar via ponsel Xiaomi.

Informasi ini banyak menyebar dalam bentuk broadcasting melalui platform WhatsApp. Merk Xiaomi ini menjadi sasaran, mengingat produsen ponsel tersebut berasal dari China.

Sebagaimana pesan yang diterima HeloBorneo.com pada Selasa (28/1/2020) melalui WhatsApp. Pesan itu meminta pemilik ponsel bermerk Xiaomi agar segera membuang ponsel tersebut. “Yang punya hp Xiaomi cepat buang HP kalian, karena virus Corona berasal dari China, dan menyebar melalui server, dikeluarkan dari speaker Xiaomi,” demikian pesan yang tertulis di WA.

Namun, benarkah kabar virus Corona Bisa Menyebar via Ponsel Xiaomi ini? Hoaks atau fakta? Begini penjelasannya.

Info dari WHO

Apakah Virus Corona dapat menyebar luas melalui server dan speaker Xiaomi? Menurut pemaparan World Health Organization (WHO), virus Corona menyebar melalui batuk, bersin atau menyentuh orang yang terinfeksi.

Lalu, bagaimana dengan gejalanya? Bila seseorang terjangkit virus dengan nama lain 2019-nCoV, maka orang tiu akan memperlihatkan gejala-gejala tertentu. Secara umum, memiliki gejala mirip penyakit flu. Gejala lain berupa batuk, pilek, sakit kepala, sakit tenggorokan, serta demam dengan suhu tubuh tinggi.

Virus Corona dapat memberikan penyakit lebih parah Bagi orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah. Biasanya terjadi pada anak-anak dan orang tua. Virus ini bisa menyebabkan penyakit saluran pernapasan serius, seperti bronkitis dan pneumonia.

Asal-usul Virus Corona

Asal-usul virus Corona dapat ditelusuri asalnya dari binatang liar. Pasalnya, pasien-pasien awal yang terjangkit virus ini ditemukan memiliki pekerjaan atau sering mengunjungi pasar grosiran makan laut Huanan di pusat kota Wuhan, China. Tempat itu menjual hewan liar, baik hidup maupun yang baru disembelih.

Menurut data pemerintah China, korban tewas akibat virus corona telah mencapai 106 orang. Sementara, korban yang terinfeksi mencapai sedikitnya 4500 pasien. Mayoritas kasus akibat virus ini dilaporkan berada di daratan China, tempat di mana asal mula virus tersebut berasal. Hal ini menempatkan Wuhan sebagai titik pusat, atau episentrum wabah mematikan ini.

Virus Corona pun telah merenggut nyawa Direktur Biro Urusan Agama dan Etnis Wuhan, pejabat China bernama Wang Xianliang. Tidak hanya di China, virus corona telah menyebar luar biasa cepat ke seluruh dunia. Hal ini membuat keresahan bagi warga di seluruh dunia.  Tercatat, sebanyak 13 negara telah melaporkan pasien yang terinfeksi virus Corona.  yakni Perancis, Amerika Serikat (AS), Korea Selatan, Taiwan, Jepang, Hongkong, Macau, Singapura, Vietnam, Thailand, Malaysia, Kanada, Australia, dan Nepal.(*) [HeloBorneo.com


| #coronarovirus #coronavirus #viruscorona #VirusChina #2019nCoV #CoronaOutbreak #TolakSementaraTurisChina |

 

Bagi artikel ini
  • 9
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    9
    Shares