Wed. Jul 8th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

19 Juni, AirAsia Kembali Layani Rute Domestik

2 min read
AirAsia Kembali Layani Rute Domestik
HeloBorneo.com – Pramugari AirAsia melayani penerbangan di tengah pandemi covid-19 (Foto: airasia.com)

PONTANAK | Setelah sempat terhenti akibat pandemi covid-19, AirAsia kembali layani rute domestik di tanah air. 19 Juni 2020 direncanakan menjadi awal pelayanan kembali armada low cost carrier itu.

Berdasarkan pengamatan HeloBorneo.com pada Kamis (11/6/2020) melalui situs resmi AirAsia, rute penerbangan domestik AirAsia akan kembali dimulai secara bertahap pada rute tertentu. Harus diakui, saat ini memang belum banyak pilihan rute domestik pasca pengoperasian kembali layanan domestik ini.

Saat ini, AirAsia baru melayani rute penerbangan ke Bali dan ke Medan. Penerbangan tersebut masing-masing dari Jakarta. Frekuensi penerbangan masing-masing rute sebanyak 4 kali dalam seminggu. Rute selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut:

AirAsia Kembali Layani Rute Domestik
HeloBorneo.com – Tangkapan layar: Jadwal rute penerbangan domestik AirAsia per 19 Juni 2020 (Foto: AirAsia)

 

Tetap Pakai Protokol Kesehatan

Melalui situs resminya itu, disebutkan bahwa AirAsia Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi. AirAsia juga akan melakukan langkah antisipasi yang diperlukan untuk memulai kembali layanan penerbangan berjadwal berikutnya.

Selain itu, AirAsia Indonesia juga mengatakan akan melakukan pelayanan sesuai persetujuan dari otoritas terkait. “AirAsia Indonesia juga akan tetap untuk melayani kebutuhan perjalanan atau pengiriman barang dari pemerintah, swasta, organisasi, maupun komunitas masyarakat ke berbagai destinasi domestik dan internasional melalui penerbangan khusus charter penumpang dan kargo sesuai persetujuan dari otoritas terkait,” jelasnya.

Persyaratan Ketat

Sebagai informasi, para calon penumpang yang berniat melakukan perjalanan domestik harus dapat menunjukkan persyaratan sebagai berikut:

  • ¬†Identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah);
  • ¬†Surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif yang berlaku 3 hari atau Surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari pada saat keberangkatan, atau Surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh Dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Test PCR dan/atau Rapid-Test;
  • Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat telepon seluler (App Store | Play Store).
  • Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (e-HAC) yang dapat diakses melalui aplikasi seluler e-HAC Indonesia (Android) atau http://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac.
  • Khusus penumpang dari/ke DKI Jakarta diharuskan memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang dapat diproses di https://corona.jakarta.go.id/id/izin-keluar-masuk-jakarta#11sektor
  • Khusus penumpang tujuan akhir Bali wajib menunjukkan hasil tes PCR (bukan rapid Test) dengan hasil negatif dan mengisi formulir https://cekdiri.baliprov.go.id/
  • Khusus penumpang tujuan akhir Lombok wajib menunjukkan hasil tes PCR (bukan rapid Test) dengan hasil negatif.
  • Semua tamu disarankan untuk memastikan kembali terminal keberangkatannya dikarenakan adanya perubahan terminal sementara untuk penerbangan domestik maupun internasional di beberapa bandara.

(*) [HeloBorneo.com]

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: