17 May, 2022

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Tunjang Kegiatan Produksi, Jokowi Tegaskan Pentingnya Infrastruktur Jalan

Kegiatan produksi sangat bergantung pada kondisi infrastruktur jalan. Terlebih, bila kecepatan dalam mengirimkan barang berkualitas menjadi penentu dalam memenangkan persaingan di level internasional yang semakin ketat.

_____________________________________________

kegiatan produksi, infrastruktur jalan
Kegiatan produksi sangat bergantung pada kondisi infrastruktur jalan. Terlebih, bila kecepatan dalam mengirimkan barang berkualitas menjadi penentu dalam memenangkan persaingan di level internasional yang semakin ketat. | HeloBorneo.com — Ilustrasi: Infrastruktur jalan di daerah. (Foto: Grafis Tim Pewarta)

 

KARO | Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pentingnya kebutuhan infrastruktur jalan yang baik untuk menunjang kegiatan produksi di suatu daerah. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara usai meninjau kegiatan penanganan Jalan Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara, yang merupakan akses menuju kawasan penghasil jeruk, Kampung Jeruk, pada Jumat (04/02/2022).

“Setelah melihat di lapangan yang namanya kebutuhan jalan yang baik itu sangat sangat diperlukan karena menyangkut nanti struktur biaya dari yang namanya jeruk ini. Jangan sampai nanti harga jeruk di sini lima ribu, ongkos kirimnya delapan ribu. Ga sambung nanti,” ujar Presiden dalam keterangannya di Kampung Jeruk usai peninjauan.

Dalam kegiatan peninjauan tersebut, Jokowi Turut didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, serta Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang.


kegiatan produksi, infrastruktur jalan
HeloBorneo.com — Presiden Jokowi berbincang dengan petani jeruk di Kampung Jeruk, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara, Jumat (04/02/2022). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

 

Bantu kegiatan produksi

Presiden Joko Widodo berharap kegiatan penanganan Jalan Liang Melas Datas, Kabupaten Karo ini dapat membantu meringankan biaya logistik produksi jeruk di kawasan tersebut, sehingga harga jeruk yang dihasilkan UMKM petani lokal dapat bersaing dengan jeruk impor.

“Kita harapkan dengan adanya perbaikan jalan produksi ini, struktur biaya menjadi terutama untuk ongkos logistik, biaya logistik menjadi jatuh, akhirnya jeruknya bisa dikirim ke semua kota dengan harga yang kompetitif, tidak kalah dengan jeruk-jeruk impor,” ungkap Presiden.

Selain menurunkan biaya logistik, perbaikan jalan produksi juga dinilai akan meningkatkan keuntungan bagi para petani. Oleh karena itu, pemerintah akan terus berupaya memperbaiki jalan-jalan produksi sehingga harga komoditas dalam negeri menjadi lebih kompetitif.

“Sudah dihitung oleh Menteri PU tadi kita butuh kira-kira 40 ribu kilometer jalan-jalan produksi yang memang harus kita perbaiki, kita bangun, agar struktur biaya, terutama biaya logistik menjadi jatuh di harga yang betul-betul normal,” tuturnya.

Harus miliki nilai jual tinggi

Presiden Jokowi juga telah menginstruksikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno untuk memperbaiki kemasan dan citra dari setiap komoditas yang dihasilkan para petani di Tanah Air sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

“Saya minta agar ini mulai dilakukan pengemasan yang lebih baik, membangun branding-nya lebih baik, ada di setiap jeruk QC check, semuanya akan mengangkat harga produk-produk petani kita,” ucap Presiden.

Berdasarkan data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, penanganan Jalan Liang Melas Datas sepanjang 37,2 kilometer tersebut akan membutuhkan biaya sebesar Rp164,8 miliar dengan masa pelaksanaan Tahun Anggaran 2022-2023.

Melalui peningkatan struktur jalan tersebut, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar dalam mempercepat waktu tempuh, menurunkan biaya logistik, dan mempermudah pengangkutan komoditas pertanian. Selain itu, diharapkan juga dapat mendukung pembangunan pengembangan Kawasan Liang Melas Datas dan sekitarnya serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karo. (*) [HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini