17 May, 2022

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Tinjau Persiapan Mudik Lebaran 2022, Kapolri Imbau Warga Mudik Sebelum 28 April

Mudik Lebaran 2022 akan segera berlangsung. Kapolri Listyo Sigit Prabowo ingin memastikan kesiapan penuh terkait pengamanan kegiatan tahunan yang kembali berlangsung setela dua tahun absen akibat pandemi  COVID-19.

________________________________________

mudik lebaran2022
Mudik Lebaran 2022 akan segera berlangsung. Kapolri Listyo Sigit Prabowo ingin memastikan kesiapan penuh terkait pengamanan kegiatan tahunan yang kembali berlangsung setela dua tahun absen akibat pandemi  COVID-19. | HeloBorneo.com — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. (ist)

 

JAKARTA | Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, dalam rangka mengecek kesiapan pelaksanaan pengamanan arus mudik Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran tahun 2022.

“Baru saja kita melaksanakan kunjungan untuk mengecek bagaimana kesiapan dari moda transportasi kereta api di Stasiun Pasar Senen dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat khususnya terkait kesiapan dalam menghadapi arus mudik,” terang Kapolri saat meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (20/04/22).

Menyampaikan imbauan Presiden terkait mudik Lebaran 2022

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga mensosialisasikan imbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan mudik lebih awal atau sebelum tanggal prediksi puncak arus mudik yakni 28 April.

“Sebagaimana disampaikan Bapak Presiden bahwa, beliau mengimbau agar masyarakat bisa melaksanakan kegiatan cuti lebih awal untuk menghindari prediksi puncak arus mudik diantara tanggal 28, 29, 30 April 2022,” tutur lulusan Akabri tahun 1991.

Lebih dalam terkait hal itu, mantan Kabareskrim Polri ini juga berharap kepada perusahaan swasta untuk bisa mengatur waktu pelaksanaan cuti bagi karyawannya.

Mengingat, kata Sigit, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengeluarkan peraturan cuti secara fleksibel. “Sehingga harapan kita cuti bisa diberikan jauh-jauh hari. Misalkan mulai dari H-8. Sehingga semuanya tidak menumpuk di H-3, H-2, dan H-1,” jelas sang Jenderal Polisi Bintang Empat itu.

Pengaturan cuti tersebut, lanjut Kapolri, untuk mengurai potensi kemacetan kendaraan masyarakat yang mudik melalui jalur darat. Pasalnya, dari data yang ada saat ini diperkirakan terdapat 23 juta kendaraan pribadi roda empat dan 17 kendaraan roda dua yang akan melaksanakan mudik.

“Tentunya saran kita bagaimana kemudian seluruh instansi utamanya di sektor swasta untuk bisa mengatur. Sehingga di mudik kali ini bisa berjalan baik tidak terjadi kemacetan,” Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Gunakan jalur alternatif

Demi mencegah potensi kemacetan, Kapolri menyebut, jajaran kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif, jalur arteri, jalur selatan yang bisa dilintasi para pemudik sebagai alternatif serta telah disiapkan pos pengamanan dan pelayanan yang sama dengan jalur utama.

Selain itu, mudik dengan menggunakan moda transportasi Kereta Api juga bisa mencegah terjadinya potensi kemacetan di jalur darat. Dari hasil kunjungan langsungnya, Sigit memaparkan bahwa, PT. KAI telah menyiapkan 20 ribu kursi tambahan bagi masyarakat yang hendak melaksanakan mudik.

“Dari PT. KAI siap untuk menambah kapasitas tempat duduk mencapai 20 ribu per hari. Sehingga bisa melayani masyarakat yang akan mudik dengan total 50 ribu. Tentunya ini bisa menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang akan mudik. Karena disiapkan juga kereta api khusus untuk mengangkut kendaraan roda dua. Sehingga masyarakat yang akan mudik bisa sekaligus membawa motornya masuk ke kereta khusus kemudian masyarakat yang akan mudik bisa naik kereta yang disiapkan untuk penumpang. Jadi ini adalah alternatif yang tentunya telah disiapkan,” papar mantan Kapolda Banten.

Tetap siapkan vaksinasi COVID-19

Tak lupa, Jenderal Bintang Empat tersebut menekankan soal disiapkannya gerai-gerai vaksinasi COVID-19 di setiap tempat yang akan dipadati oleh para pemudik yang ikut mudik Lebaran 2022 seperti, rest area jalan tol, terminal, stasiun, bandar udara hingga pelabuhan. Sehingga, masyarakat yang mudik akan mendapatkan layanan vaksinasi booster untuk menambah imunitas.

“Sehingga masyarakat yang belum melaksanakan booster bisa kita layani booster,” tutur Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Dengan adanya upaya dari pemerintah, alternatif moda transportasi dan strategi tersebut, Sigit berharap pelaksanaan mudik Lebaran 2022 ini berjalan aman dan tetap mengedepankan faktor kesehatan di tengah Pandemi COVID-19.

“Mungkin beberapa hal tersebut tentunya bisa jadi pilihan dan juga bisa membantu masyarakat untuk mengurangi prediksi arus mudik yang akan terjadi di tanggal 28, 29, dan 30 April 2022,” tutup Kapolri.  (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini