Mon. Aug 10th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Terkait OTT Bupati Kutai Timur, KPK Sita Uang dan Dokumen Proyek

2 min read
OTT Bupati Kutai Timur
HeloBorneo.com – Tersangka Bupati Kutai Timur Ismunandar (kiri) bersama istrinya yang juga Ketua DPRD Kutai Timur Encek UR Firgasih (kanan) mengenakan rompi oranye setelah resmi ditahan KPK, Jakarta, Jumat (3/7/2020). (Foto: tribun/Irwan Rismawan)

JAKARTA | KPK menyita sejumlah uang dan dokumen proyek terkait OTT Bupati Kutai Timur. Uang tersebut diduga alat bukti dugaan suap sejumlah proyek di kabupaten yang terletak di Provinsi Kaltim itu.

Pasca OTT yang menangkap Bupati Kutim bersama istri dan beberapa orang  lainnya itu, sejak Rabu (8/7/2020) kemarin Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menggeledah sekitar 10 lokasi di Kutai Timur.

Penggeledahan KPK ini guna mencari barang bukti terkait kasus dugaan suap. Kejahatan suap ini untuk memuluskan proyek-proyek di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang menjerat Bupati Kutim Ismunandar dan istrinya Encek Unguria R Firgasih yang merupakan Ketua DPRD Kutim, serta lima orang lainnya.

Kantor dan rumah dinas bupati juga tidak terlepas dari kegiatan penggeledahan. Delapan lokasi penggeledahan lain yang diduga memiliki hubungan dengan OTT Bupati Kutai Timur yaitu Kantor DPRD Kutai Timur, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur, Kantor Bapeda, Kantor Bapenda Kabupaten Kutai Timur, Kantor Pekerjaan Umum, Kantor BPKAD, serta Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur.

Dari penggeledahan di 10 lokasi itu, tim penyidik KPK berhasil membawa dan menyita sejumlah dokumen proyek dan catatan penerimaan uang. Termasuk juga sejumlah uang tunai.

Plt Jubir KPK, Ali Fikri, mengungkapkan barang-barang temuan hasil penggeledahan dalam jumpra pers, Kamis (9/7/2020). “Beberapa barang yang diperoleh dalam kegiatan tersebut diantaranya dokumen-dokumen proyek, sejumlah uang dan catatan-catatan penerimaan uang,” jelas Ali Fikri.

Ali Fikri belu dapat menyebutkan secara pasti nominal uang sitaan yang berhasil ditemukan tim penyidik KPK dari penggeledahan itu. Saat penjelasan, Ali mengatakan bahwa tim KPK masih menghitung seluruh uang yang disita.

Lebih lanjut, Ali mengatakan bahwa Jumlah uang masih dalam proses penghitungan. Selanjutnya, uang tersebut akan dikonfirmasi terlebih dahulu kepada para oknum yang ditangkap pada OTT Bupati Kutai Timur itu. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 6
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    6
    Shares