Wed. Jul 8th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Survei Indo Barometer Sebut Anies Lawan Terberat Prabowo Bila Maju Pilpres 2024

2 min read
Anies lawan terberat Prabowo
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan). (Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

JAKARTA | Walau masih lama, namun sudah ada survei tentang Pilpres 2024. Disebutkan, Anies lawan terberat Prabowo bila maju di ajang mencari pemimpin NKRI itu.

Sebagaimana dikutip dari Kompas, Minggu (23/2/2024), )Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal menjadi saingan terberat Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, jika keduanya maju pada Pilpres 2024.

Prediksi ini muncul dalam hasil survei Indo Barometer. Hasil survei menunjukkan saat ini, Anies lawan terberat Prabowo bila Gubernur DKI itu memutuskan maju dalam kontestasi Pilpres 2024.

Dalam survei tersebut, nama Prabowo diadu dengan sejumlah nama potensial sebagai capres di Pilpres 2024. Saat disandingkan dengan nama Anies, elektabilitas Prabowo berada pada angka 41,4% dan Anies 23,3%. Sedangkan sebanyak 35,2% responden tak menjawab dan menyatakan tidak tahu.

Paparan Hasil Survei

“Tampak jika lawan terberat untuk Prabowo Subianto adalah Anies Baswedan. 41,4% vs 23,3% atau selisih 18,1% ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari saat memaparkan hasil survei di Century Park Hotel, Jakarta, Minggu (23/2).

Sementara, lawan termudah bagi Prabowo dalam simulasi survei tersebut ialah Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Saat diadu dengan Airlangga, elektabilitas Prabowo sebesar 50,9% dan Airlangga 7,2%. Sedangkan 41,9 persen responden tidak menjawab.

“Sedangkan lawan Prabowo Subianto paling ringan adalah Airlangga Hartarto. 50,9% vs 7,2% atau selisih 43,7%,” lanjut dia.

Pengumpulan Data

Survei nasional ini dilaksanakan pada 9 – 15 Januari 2020 di 34 provinsi. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling terhadap 1.200 responden dengan margin of error sebesar 2,83%, serta tingkat kepercayaan 95%.

Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner. Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan. (*) [HeloBorneo.com

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: