24 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Soal Prediksi Jakarta Bakal Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ketua DPD Sindir Joe Biden

Ketua DPD menyinggung pernyataan Joe Biden beberapa waktu lalu soal prediksi Jakarta bakal tenggelam. Hal tersebut diutarakannya saat bertemu Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia.

_____________________________________________

prediksi Jakarta bakal tenggelam
Ketua DPD menyinggung pernyataan Joe Biden beberapa waktu lalu soal prediksi Jakarta bakal tenggelam. Hal tersebut diutarakannya saat bertemu Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia. | HeloBorneo.com — Duber AS dan Ketua DPD RI. (Foto: DPD)

 

JAKARTA | Ketua Dewan Perwakilan Daerah, La Nyalla Mahmud Mattalitti bertemu Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y Kim di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu kemarin.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, singgung Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, yang menyatakan Jakarta akan tenggelam. Hal tersebut disampaikan LaNyalla ke Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia Song Yung Kim, saat keduanya bertemu di Gedung Nusantara III, Lantai 8, Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (4/8/2021).

Menurut LaNyalla, bukan pernyataan heboh seperti itu yang ditunggu dari negara super power seperti Amerika. Melainkan solusi apa yang ditawarkan Amerika untuk mencegah prediksi Jakarta bakal tenggelam itu.

“Di bawah Presiden Joe Biden, kami belum melihat kejutan-kejutan positif dalam hubungan bilateral, kecuali pernyataannya yang menggemparkan itu. Kita justru minta solusinya apa, sebab untuk memindahkan ibu kota ke Kalimantan bukan hal yang mudah,” ucapnya.


prediksi Jakarta bakal tenggelam
HeloBorneo.com — Ketua DPD La Nyalla Mahmud Mattalitti bertemu Dubes AS untuk RI Sung Y Kim. (Foto: ist)

 

Terkait pernyataan La Nyalla, Kim menjelaskan, pernyataan Biden itu terkait dengan isu perubahan iklim, yang dilihat sebagai masalah besar bagi seluruh dunia.

“Climate change menjadi konsen pemerintah AS di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ini prioritas tinggi kami. Makanya perlu kerjasama yang kuat dalam penanganannya,” ucap Sung.

Bahkan, kata Sung, utusan khusus Presiden AS untuk iklim John Kerry, sangat fokus melakukan komunikasi dan koordinasi terus dengan Kementerian terkait di Indonesia dalam hal itu.

BKSP minta dikungan AS terkait perubahan iklim dipercepat

Menanggapi hal itu, Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSP) Gusti Farid Hasan Aman, meminta agar berbagai dukungan dari AS dipercepat untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim.

“Kita membutuhkan transfer teknologi, pendanaan dan peningkatan SDM yang bisa menangani soal iklim ini,” ucap dia.

Selain Ketua DPD RI dan Ketua BKSP DPD RI, pertemuan dengan Dubes AS juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin, Wakil Ketua BKSP Ali Ridho Azhari, Anggota BKSP Maya Rumantir, Sekjen DPD RI Dr. Rahman Hadi, M.Si., Deputi Persidangan Sefti Ramsiaty dan Deputi Administrasi Lalu Nikman Zahir.

Pernyataan Biden soal prediksi Jakarta bakal tenggelam

Sebelumnya, Biden menyoroti perubahan iklim dan menyinggung Indonesia dalam pidatonya di depan para pejabat Intelijen AS. Biden menyebut Jakarta berada di bawah ancaman kenaikan level permukaan air, dalam pidato di Kantor Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat, pada 27 Juli lalu.


prediksi jakarta bakal tenggelam
HeloBorneo.com — Presiden Amerika Serikat Joe Biden (Foto: AP)

 

Dalam pernyataannya, Biden menyebut prediksi tentang Ibu Kota Indonesia, Jakarta. Dia memberikan prediksi Jakarta bakal tenggelam dalam 10 tahun ke depan. Hal itu disebabkan fenomena perubahan iklim yang membuat ketidakstabilan suatu negara. Itu sebabnya, pemerintah Indonesia ingin memindahkan ibu kotanya ke Kalimantan.

“Tapi apa yang terjadi, apa yang terjadi di Indonesia jika proyeksinya benar bahwa, dalam 10 tahun ke depan, mereka mungkin harus memindahkan ibu kotanya karena mereka akan berada di bawah air?” kata Biden dalam pidatonya di Kantor Pusat Kontra Terorisme AS.

Biden mengingatkan kepada komunitas intelijen AS bahwa ancaman penting dan berdampak pada semua negara adalah tantangan terhadap perubahan iklim. Menurut Biden, perubahan iklim telah mempercepat ketidakstabilan di AS dan negara di seluruh dunia. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares