Wed. Jul 8th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Resmi! Pemerintah Umumkan Ibadah Haji 2020 Ditiadakan

2 min read
ibadah haji 2020 ditiadakan
HeloBorneo.com – Ilustrasi. (Foto: AP Photo/Dar Yasin)

JAKARTA | Pemerintah umumkan ibadah haji 2020 ditiadakan. Keputusan resmi tidak memberangkatkan jemaah haji 2020 ke Arab Saudi ini mengingat pandemi virus corona  atau covid-19 yang masih menghantui secara global.

Hal tersebut, menurut penuturan Menteri Agama Fachrul Razi di Kementerian Agama, Selasa (2/6/2020) menjadi dasar pengambilan keputusan itu. Selain itu, Menteri Agama juga mengatakan keputusan tersebut diambil berdasar hasil kajian dengan sejumlah pihak. “Berdasarkan kenyataan itu, pemerintah memutuskan tak memberangkatkan haji pada 1441 hijriah,” ujarnya.

Sebelum memutuskan untuk meniadakan keberangkatan haji tahun ini, awalnya Pemerintah Indonesia masih menunggu kejelasan dari pihak Kerajaan Arab Saudi.

Awalnya, Indonesia memberi waktu hingga akhir April bagi Saudi. Sayangnya, sampai dengan 29 April, Saudi tak juga memberi kabar kepastian. Menanggapi ketidakjelasan itu, Kementerian Agama lantas memundurkan batas waktu pengumuman hingga 20 Mei. Tetap saja, hingga batas waktu kedua terlewati, tetap belum ada informasi dan kejelasan dari Arab Saudi.

Presiden Joko Widodo lantas menelepon Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud untuk meminta kepastian pemberangkatan jemaah haji.

Fachrul sempat menyebut pemerintah Arab Saudi mulai melakukan persiapan untuk penyelenggaraan ibadah haji 2020. Hal ini yang membuat pemberangkatan haji ditunda.

Persiapan sudah terpantau sejak Sabtu (17/5) lalu. Fachrul mengatakan, dari pantauan pihaknya terlihat sudah ada pendirian tenda-tenda untuk jemaah haji di Arafah.

Saudi sendiri telah membuka sejumlah masjid untuk pelaksanaan ibadah. Protokol ketat diterapkan untuk mencegah penularan corona yang berawal dari kegiatan ibadah bersama di dalam masjid.

Aturan ketat itu antara lain pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk lingkungan masjid, memakai masker, membawa sejadah sendiri, menghindari jabat tangan, dan menjaga jarak antar jemaah paling minimal berjarak 2 meter.

Awalnya, bila ibadah haji tahun ini jadi dilaksanakan, Indonesia akan mengirim kloter pertama pada 26 Juni mendatang. Hingga Selasa (19/5) sore, baru 188.375 orang dari kuota 221 ribu yang telah melakukan pelunasan biaya haji dan siap diberangkatkan. (*) [HeloBorneo.com]

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: