21 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Hasil Reshuffle Kabinet, Jokowi Lantik 6 Menteri dan 5 Wamen Baru

Reshuffle Kabinet
Reshuffle Kabinet: Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin memperkenalkan para menteri dan wamen baru hasil reshuffle Kabinet Indonesia Maju, Selasa (22/13/2020). (Foto: Sekretariat Presiden)

JAKARTA | Reshuffle Kabinet Indonesia Maju telah selesai dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Hari ini, Rabu (23/12/2020), Jokowi melantik enam orang menteri dan lima wakil menteri baru di Istana Negara.

Keenam orang menteri tersebut adalah Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan; Yaqut Cholil Khoumas sebagai Menteri Agama; Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan; Tri Rismaharani sebagai Menteri Sosial; Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

Pengangkatan para pembantu presiden tersebut berdasarkan Keputusan Presiden No 133/P tahun 2020 tentang Pengisian dan Penggantian Beberapa Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Tahun 2019-2024 tertanggal 23 Desember 2020.


Reshuffle Kabinet, Kabinet Indonesia Maju
Presiden Joko Widodo (keempat dari kiri) didampingi Wapres Maruf Amin (keempat dari kanan) berfoto bersama dengan enam menteri baru hasil Reshuffle Kabinet Indonesia Maju usai diumumkan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/12/2020). Keenam menteri tersebut yaitu Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, Sandiaga Salahudin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta M Lutfi sebagai Menteri Perdagangan. (Foto: ANTARA FOTO/LAILY RACHEV)

Reshuffle Kabinet Indonesia Maju juga angkat wakil menteri baru

Setelah melantik 6 menteri baru, selanjutnya Presiden Jokowi melantik lima orang wakil menteri (wamen) di kabinet Indonesia Maju. Nantinya, wamen bertanggung jawab kepada menteri dan mempunyai tugas membantu menteri dalam memimpin pelaksanaan tugas Kementerian.

Seperti dirilis dalam laman resmi Sekertaris Kabinet www.setkab.go.id, ada lima rincian tugas Wakil Menteri diuraikan secara rinci dalam Pasal 3 Perpres tersebut.

Tugasnya yakni, membantu Menteri dalam proses pengambilan keputusan Kementerian, membantu menteri dalam melaksanakan program kerja dan kontrak kerja, memberikan rekomendasi dan pertimbangan kepada menteri berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian, melaksanakan pengendalian dan pemantauan pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian, dan membantu menteri dalam penilaian dan penetapan pengisian jabatan di lingkungan Kementerian.

Kelima Wakil Menteri itu adalah Edward Omar Syarif Hiariej sebagai Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia; Muhammad Herindra sebagai Wakil Menteri Pertahanan;  Dante Saksono Harbuwono sebagai Wakil Menteri Kesehatan; Pahala Nugraha Mansyuri sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I, serta Harvick Hasnul Qolbi sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden No 76/M tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024 tertanggal 23 Desember 2020.

Presiden Jokowi pun memimpin pembacaan sumpah jabatan.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” demikian sumpah jabatan dibacakan Presiden Joko Widodo dan diikuti para menteri dan wakil menteri.

“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian sumpah tersebut diucapkan.

Hadir dalam pelantikan tersebut antara lain Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Koordinator bidang Pembangungan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan tamu undangan dalam jumlah terbatas lainnya.

Reshuffle Kabinet akhiri spekulasi

Pelantikan para menteri  dan wakil menteri baru ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang menghangatkan kancah politik nasional dalam beberapa bulan terakhir soal reshuffle kabinet menteri-menteri yang terancam diganti oleh Jokowi. Diantara sosok menteri yang dianggap tidak memenuhi ekspektasi masyarakat yaitu Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang dianggap lalai dalam menanggapi potensi pandemi Corona pada awal merebaknya virus COVID-19 tersebut. Berikutnya yaitu Menteri Agama Fachrul Razi yang dianggap sering melontarkan pernyataan yang meresahakan masyarakat. Kemudian kasus korupsi yang melibatkan dua menterinya yaitu Menteri Kelautan dan Perikanan Edhie Prabowo yang terlilit kasus suap ekspor benur, dan Menteri Sosial Juliari Batubara yang terlibat korupsi dana bantuan sosial (bansos) penanganan bencana pandemi corona.

Nama-nama menteri pengganti pun cenderung sudah banyak beredar sebelumnya. Hanya ada satu nama yang cukup mengejutkan, yaitu tampilnya Yaqut Cholil Khoumas sebagai Menteri Agama. Pasalnya nama Yaqut belum pernah muncul sebelumnya  dalam bursa calon menteri yang dinaikkan dalam reshuffle kabinet ini.

(sumber: Antara) (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 12
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    12
    Shares