29 September, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Penuhi Panggilan, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Kembali Diperiksa KPK

2 min read
Hasto Kristiyanto kembali diperiksa KPK
HeloBorneo.com – Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, saat berada di ruang tunggu KPK. (Foto: Edwin Firdaus/Vivanews)

JAKARTA | Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kembali diperiksa KPK. Kedatangannya untuk memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi itu. Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjadwalkan kembali pemeriksaan terhadap Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP, Hasto Kristiyanto, pada Rabu ini (26/2/2020).

Di hadapan wartawan, Hasto Kristiyanto mengatakan kedatangannya untuk memenuhi panggilan KPK. “Hari ini saya datang memenuhi panggilan undangan dari penyidik KPK bersifat rahasia untuk menjadi saksi,” ujar Hasto sebelum masuk Gedung KPK, Jakarta, Rabu (26/2).

Hasto mengatakan bahwa dirinya akan memberikan kesaksian sebaik-baiknya. Diketahui kasus ini juga menjerat mantan calon anggota legislatif PDIP Harun Masiku.

Menurut Hasto, pemeriksaan hari ini untuk melanjutkan pemeriksaan, sama seperti yang sebelumnya. “Sama dengan sebelumnya,” ujarnya.

Terkait Kasus Dugaan Suap

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri, mengatakan, Hasto akan diperiksa sebagai saksi. Sekjen PDIP ini terkait kasus dugaan suap pengurusan PAW anggota DPR dari PDIP. Kasus ini juga yang menjerat mantan Anggota KPU Wahyu Setiawan.

Ketika ditanya apakah Hasto juga akan ditanyai mengenai keberadaan Harun Masiku, yang saat ini masih buron. Ali Fikri mengatakan hal tersebut belum dapat dikonfirmasi. “Iya benar (akan diperiksa) sebagai saksi untuk tersangka WSE,” kata Ali dikonfirmasi awak media, Rabu, 26 Februari 2020.

Sebagai informasi, terkait kasus ini, Penyidik juga pernah memeriksa Hasto beberapa waktu lalu. Saat itu, Hasto mengatakan dirinya dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus suap pengurusan PAW caleg PDIP.

Saksi Lainnya

Hari Rabu ini, Hasto Kristiyanto kembali diperiksa KPK. Namun, KPK juga sudah memanggil saksi lain. Yakni Ketua Komisioner KPU Arief Budiman, Komisioner KPU Evi Novida Ginting, anggota DPR RI Fraksi PDIP Riezky Aprilia, dan advokat DPP PDIP Donny Tri Istiqomah pada Selasa, 25 Februari 2020.

Namun, pemeriksaan keempat saksi tersebut dibatalkan lantaran terjadinya banjir di beberapa wilayah di Jakarta. Penyidik dan saksi telah sepakat akan menjadwalkan ulang pemeriksaan.

Pada kasus ini, KPK baru menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka yakni Wahyu Setiawan, mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina, Staf DPP PDIP, Saeful dan Celeg PDIP Harun Masiku, yang sampai saat ini masih buron. (*) [HeloBorneo.com

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •