1 October, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

PDIP Sebut Tiga Kader Potensial Penerus Jokowi, Siapa Saja?

2 min read
sandiaga uno
HeloBorneo.com – Sandiaga Uno di acara “Indonesia Millenial Summit”. 

JAKARTA | Dalam rentang sepekan lalu, mulai Rabu (15/1/2020) hingga Senin (20/1/2020) ini, nama Sandiaga Salahudin Uno gencar menghiasi pemberitaan nasional. Semuanya berawal dari ucapan sang Presiden RI itu yang seolah memberikan “kode keras” bahwa Sandiaga Uno akan menjadi penerus Jokowi.

Pada Rabu (15/1) lalu, Jokowi meresmikan pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Hotel Raffles, Jakarta. Di acara itu, Jokowi menyebut nama Sandiaga Uno saat berseloroh ihwal calon penggantinya. Acara itu juga turut dihadiri Sandiaga Uno.

“Bahwa yang hadir di sini adalah kandidat yang kemungkinan besar akan menggantikan saya dan saya meyakini itu. Tapi, saya tidak menyebutkan orangnya siapa. Hanya tadi yang baru saja berdiri tadi (Sandiaga) kira-kira,” ujar Jokowi. Sontak, pernyataan itu langsung disambut tepuk tangan para peserta acara.

Jokowi pun mengulang kembali pernyataanya itu pada Jumat (17/1/2020). Ditemui di Istana Merdeka, Jokowi menanggapi ringan saat ditanya alasan menyinggung nama Sandiaga Uno. Jokowi mengatakan itu karena diberikan “umpan lambung” oleh Kepala BKPM. “Karena diberi umpan sama Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia). Itu saja,” jelas Presiden RI ini.

Ditanggapi Serius

Kelakar Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang memuji Sandiaga Uno sebagai calon penggantinya pada pemilu 2024 mendatang ternyata ditanggapi serius. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus memberikan respons terkait hal tersebut.

Menurutnya, ucapan Jokowi itu bukanlah sebuah sinyal dukungan untuk Sandiaga Uno Deddy Sitorus mengatakan bahwa PDIP memiliki bebebrapa kader potensial yang siap menjadi penerus Jokowi. Ia pun menyebut 3 kader potensial PDIP.

Deddy menyebut nama Ketua DPR RI Puan Maharani, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Ia mengatakan peluang ketiganya pun sama seperti Sandiaga Uno di 2024 nanti.

“Tidak hanya Sandi yang berpeluang, kami punya Ganjar, ada Mbak Puan, Bu Risma. Ada banyak sekali,” ujarnya pada Ahad (19/1/2020).

Masih Terlalu Dini

Anggota Komisi VI DPR RI ini mengatakan bahwa terlalu dini untuk bicara soal kandidat-kandidat pemilihan presiden 2024. Saat ini. Jokowi saja baru menjalani tiga bulan di masa jabatan periode kedua 2019-2024 ini. “Terlalu jauh,” pungkas politisi PDIP itu. (*) [HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *