Sun. Sep 20th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Mukhtarudin Minta Klarifikasi Kementerian Koperasi dan UKM Soal Koperasi Gagal Bayar

2 min read
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta (Dok. Indosurya Simpan Pinjam)

JAKARTA | Mukhtarudin minta klarifikasi Kementerian Koperasi dan UKM perihal koperasi gagal bayar. Anggota Komisi VI DPR RI itu mengatakan, Komisi VI DPR akan berkoordinasi dengan Menteri Koperasi (Menkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki. Koordinasi ini terkait Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta (KSP Indosurya) yang gagal bayar sejak Februari 2020.

“Kami akan minta klarifikasi bagaimana pembinaan koperasi selama ini. Dan, kami usahakan untuk berkoordinasi dengan mitra kami tersebut agar persoalan ini diselidiki,” kata Mukhtarudin sebagaimana dilansir dari Antara, Senin (13/4/2020).

Politisi Partai Golongan Karya menyayangkan gagal bayar KSP Indosurya. Terlebih kejadian tersebut berlangsung di tengah pandemi Covid-19 saat ini, karena masyarakat yang akan merasakan dampaknya.

“Kami menyayangkan kasus ini terjadi di tengah pandemi COVID-19. Yang mana masyarakat juga yang akan merasakannya. Makanya harus diselidiki siapa saja yang terkait,” ujarnya.

Bila Ada Penyimpangan Harus Ditindak

Legislator asal Dapil Kalteng ini menambahkan kemungkinan membawa kasus ini ke jalur hukum. Menurutnya, apabila terjadi penyimpangan hukum dalam masalah ini, maka seyogyanya harus ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kabar gagal bayar KSP Indosurya, menurut Mukhtarudin, berawal dari keluarnya memo kepada nasabah koperasi itu bahwa pengembalian dana harus diperpanjang enam bulan sampai empat tahun. Perpanjangan itu dilakukan tergantung dari jumlah dana yang ditempatkan.

Keinginan Mukhtarudin minta klarifikasi Kementerian Koperasi dan UKM perihal gagal bayar KSP ini juga mengingat jumlah uang yang sangat besar. “Jumlahnya juga besar sekali, sampai Rp10 triliun. Jika ada aliran investasi yang salah atau bagaimana ya harus diusut,” tukasnya. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 59
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    59
    Shares