22 June, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Menlu Retno Marsudi Minta Masyarakat Waspadai Kenaikan Kasus COVID-19 Global

2 min read

Kenaikan kasus COVID-19 global perlu mendapatkan perhatian serius. Menlu Retno Marsudi meminta kewaspadaan masyarakat terkait hal itu. Pasalnya, wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia, mengalami lonjakan kasus baru hingga 19 persen.

_____________________________________________

Kenaikan kasus COVID-19 global, Menlu Retno Marsudi, vaksin covid-19
Kenaikan kasus COVID-19 global perlu mendapatkan perhatian serius. Menlu Retno Marsudi meminta kewaspadaan masyarakat terkait hal itu. | HeloBorneo.com — Menlu Retno Marsudi. (Foto: Kemlu)

 

JAKARTA | WHO menyoroti secara serius kenaikan kasus COVID-19 global yang terjadi beberapa pekan belakangan ini. Dalam laporannya, Organisasi Kesehatan Dunia itu melaporkan kenaikan kasus COVID-19 global secara signifikan dalam kurun waktu satu minggu, terhitung pada periode 25 April hingga 2 Mei 2021.

Kenaikan kasus COVID-19 global dalam kurun waktu itu termasuk sangat tinggi bila dibandingkan dengan jumlah kasus pada enam bulan pertama pandemi.

WHO menyoroti kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Dalam laporan itu disebutkan mengalami lonjakan kasus baru tertinggi yang mencapai 19 persen.

Demikian laporan itu terungkap saat Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan keterangan pers kedatangan vaksin tahap 12.

Sebagai informasi, sebanyak 1.389.600 dosis atau 138.960 vial vaksin AstraZeneca siap pakai tiba pada Sabtu (08/05/2021) pagi. Vaksin tersebut datang dari Belanda dengan pesawat angkut Qatar Airways QR-0956 Via Terminal Kargo Bandara Soekarno Hatta, Route Amsterdam (AMS) РDoha (DOH) РJakarta (CGK).

Kedatangan vaksin ini diharapkan dapat membantu mempercepat program vaksinasi COVID-19 yang telah dimulai sejak Januari 2021 di Indonesia.


kenaikan kasus COVID-19 global, menlu retno marsudi, vaksin covid-19
HeloBorneo.com — Ilustrasi: Vaksin COVID-19 AstraZeneca. (net)

 

Kenaikan kasus COVID-19 global lewati kasus enam bulan pertama pandemi

Dalam keterangannya, Menlu Retno mengungkapkan bahwa kenaikan kasus COVID-19 global mencatat kenaikan sangat tinggi.

“Dari laporan mingguan WHO minggu lalu sampai 2 Mei disebutkan bahwa jumlah kasus global dalam dua minggu melebihi kasus selama enam bulan pertama pandemi. Jumlah yang sangat tinggi, dengan lebih dari 5,7 juta kasus per minggu,” terangnya.

Kasus baru di kawasan Asia Tenggara menyumbangkan kenaikan sebesar 47 persen dari kasus baru dunia. “Kenaikan kasus baru Asia Tenggara mencapai 47 persen dari kasus baru dunia selama kurun waktu tersebut,” lanjutnya.

Menlu Retno pun mewanti-wanti masyarakat agar semakin waspada terkait kenaikan kasus COVID-19 global. Pasalnya, hal ini mengindikasikan bahwa penyebaran virus masih terjadi, terutama bila melihat contoh mencemaskan yang terjadi di India.

“Kenaikan cukup tinggi terutama terjadi di India. Kondisi ini penting jadi pengingat kita semua bahwa penyebaran virus masih terjadi,” tegasnya lagi.

Perlu dukungan masyarakat tetap jalankan protokol kesehatan

Retno Marsudi juga menekankan tentang pentingnya ikhtiar serta dukungan tiap lapisan masyarakat untuk melindungi diri dan lingkungan dari COVID-19. Caranya, lanjut Retno, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan ikut mendorong kesuksesan program vaksinasi COVID-19 yang sedang digiatkan pemerintah.

“Setiap dari kita dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk mencegah peningkatan penyebaran pandemi COVID-19. Caranya kita sukseskan ikhtiar vaksinasi yang dilakukan pemerintah dan tidak kalah pentingnya yaitu mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Menlu pun mengingatkan agar masyarakat di seluruh wilayah Nusantara terus menaati prokes di tengah puasa Ramadan dan perayaan Idul Fitri yang sebentar lagi akan tiba. “Selamat melanjutkan ibadah puasa Ramadan yang tinggal beberapa hari ini. Marilah kita sambut hari kemenangan dengan terus menaati protokol kesehatan,” tukas Retno. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •