Fri. Jul 10th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

LBP Sebut Konsep Green City Ibu Kota Baru di Kaltim Jadi Pembahasan Negara Lain

2 min read
Konsep Green City Ibu Kota Baru
HeloBorneo.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.(Foto: Antara)

JAKARTA | Konsep Green City Ibu Kota Baru di Kaltim menarik perhatian. Disebutkan, bahwa konsep IKN baru itu menjadi pembahasan negara lain.

Diberitakan dari Tribun, Rabu (26/2/2020), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan hal itu. Dikatakannya, konsep pembangunan Ibu Kota Negara yang akan berlokasi di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menjadi pembahasan negara lain.

Hal itu karena IKN yang akan menggantikan Jakarta dan menjadi impian Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini memiliki konsep menarik. Konsep tersebut yakni smart, green, beautiful dan sustainable.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menghadiri acara ‘Dialog Indonesia: Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara’ yang digelar Harian Kompas bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Rabu (26/2/2020).

Ditanyakan Banyak Pihak

“Jadi visi Presiden Jokowi mengenai pemilihan ibu kota ini, betul-betul akan dilihat orang. Ke mana pun anda pergi sekarang, (bahkan) di luar negeri, mereka selalu menanyakan itu,” ujar Luhut, pada kesempatan tersebut.

Di IKN yang baru itu nantinya akan menggunakan kendaraan yang ramah lingkungan. Hal itu akan semakin mendukung konsep Green City Ibu Kota Baru.

Sebelumnya Luhut telah melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS). Disana, dia bertemu dengan Penasihat Senior Gedung Putih sekaligus menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner.

Saat itu Jared didampingi sang istri, Ivanka Trump. Menurutnya, kedua orang terdekat Trump tersebut sangat menyukai konsep yang akan diterapkan pada IKN yang baru itu.

PLTA Dukung Konsep Green City

Di kawasan IKN yang baru itu pun akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Sehingga, ia pun memastikan bahwa konsep green akan benar-benar diterapkan. “Kita bisa klaim itu produk green,” tegas Luhut.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Harian Kompas Ninuk Mardiana Pambudy mengatakan beberapa hal. Menurut Ninuk, dalam membangun IKN yang baru ini, tentunya ada banyak hal yang harus disiapkan.

Ia pun fokus pada sisi konektivitas. Hal ini dimaksudkan agar visi dari ibu kota masa depan ini bisa terealisasi. “Banyak hal yang harus disiapkan. Apalagi jika visinya menjadi kota di masa depan. Konektivitas adalah salah satunya,” kata Ninuk.

Sebelumnya, pemerintah memang terus menggodok konsep perencanaan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur agar sesuai dengan kondisi alam dan kebutuhan masa depan. (*) [HeloBorneo.com

 

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: