24 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Kuota Nasional LPG 3 kg Naik, Maman Abdurrahman Beri Apresiasi dan Catatan

Maman Abdurrahman memberikan apresiasi sekaligus catatan terkait kenaikan kuota nasional LPG 3 kg, yang dirasakan memberikan dampak positif.

_____________________________________________

Maman Abdurrahman, kuota nasional lpg 3 kg, Partai Golkar, Golkar Kalbar
Maman Abdurrahman memberikan apresiasi sekaligus catatan terkait kuota nasional LPG 3 kg nsik, yang dirasakan memberikan dampak positif. | HeloBorneo.com — Anggota Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman. (Foto: Azka/Man/DPR)

 


 

JAKARTA | Maman Abdurrahman mengapresiasi penambahan kuota nasional LPG 3 kg menjadi sebesar 7,5 juta metrik ton, dari sebelumnya hanya 7 juga metrik ton.

Kenaikan kuota itu akan memberikan dampak berupa menurunnya harga elpiji di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di wilayah pedalaman Kalimantan Barat.

Anggota Komisi VII DPR RI memberikan apresiasi itu saat Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR RI dengan direksi PT Pertamina, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2021).

Kuota nasional LPG 3 kg naik berdampak positif di Kalbar

Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan dampak positif dari kuota nasional LPG 3 kg naik itu di dapilnya, Kalimantan Barat.


Maman Abdurrahman, kuota nasional lpg 3 kg, Partai Golkar, Golkar Kalbar
HeloBorneo.com — Ilustrasi: Tabung LPG 3 kg. (net)

 

“Di delapan kabupaten Kalbar yang termasuk daerah pedalaman, harga elpiji 3 kg sekitar Rp40-50 ribuan. Dan itu satu kondisi yang tidak bisa kita salahkan siapapun. Namun akhirnya kondisi tersebut berubah dengan sendirinya, ketika terjadi penambahan kuota elpiji dari 7 juta metrik ton ke 7,5 juta metrik ton,” ujar Maman Abdurrahman.

Pasalnya dengan penambahan kuota, membuat elpiji 3 kg itu mudah ditemui di Kalbar. Hingga kemudian ada istilah ‘banjir tabung’. Kondisi tersebut pada akhirnya membuat harga elpiji 3 kg di Kalbar turun dengan sendirinya di angka Rp20-30 ribu per tabungnya. Dengan demikian menaikkan kuota tabung elpiji 3kg menjadi langkah tepat yang memberikan dampak tidak langsung terhadap menurunnya harga elpiji di Kalbar.

Catatan Maman Abdurrahman

Tak hanya apresiasi, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar ini juga memberikan beberapa catatan.

Legislator Fraksi Partai Golkar DPR RI ini mengungkapkan, bahwa bertambahnya kuota elpiji tersebut tidak berbanding lurus dengan meningkatnya kuota elpiji bagi agen atau loading order (LO), yakni masih dalam jumlah 360 tabung.

Padahal, menurut politisi muda Partai Golkar itu, sebelumnya masing-masing LO mendapat kuota 560 tabung. Bahkan ketika kuota elpiji nasional meningkatpun, kuota elpiji yang diperoleh masing-masing LO tetap dengan jumlah 360 tabung.

“Jangan sampai teman-teman agen (LO) yang sudah berinvestasi ini tetap mendapat jatah kuota 360 tabung. Itu gak nutup bu, dengan apa yang sudah diinvestasikan. Oleh karenanya saya meminta agar ditetapkan kembali kuota elpiji untuk LO ke angka sebelumnya, 560 tabung,” pungkasnya.  (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares