30 September, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Kembangkan Energi Terbarukan, Jepang Niat Impor Limbah Sawit Indonesia

2 min read
Jepang niat impor limbah sawit Indonesia
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Kelapa sawit. (Foto: Agus Setyadi/detikcom)

MEDAN | Jepang niat impor limbah sawit Indonesia. Tidak main-main, Jepang tertarik mendatangkan beragam limbah yang berasal dari kelapa sawit. Seperti cangkang sawit, tandan kosong dan pelet dari hasil olahan tandan kosong kelapa sawit.

“Ketertarikan Jepang itu tercetus dalam seminar mengenai standar ISO bersama pihak Jepang di Jakarta pada 10 Februari 2020,” ujar Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Derom Bangun di Medan, Minggu (23/2/2020), dilansir dari Antara.

Ketiga jenis bahan tersebut, yaitu cangkang sawit, tandan kosong dan pelet, digolongkan sebagai produk samping. Sebutan lain dari limbah perkebunan dan pabrik kelapa sawit.

Bahan Bakar Biomassa

Pihak Jepang, ujar Derom, menyebutkan pentingnya bahan bakar biomassa dalam rangka peningkatan produksi listrik di Jepang dengan cara produksi energi yang baru dan terbarukan.

Dalam paparan yang dihadiri oleh sejumlah peserta dari berbagai kementerian, asosiasi dan lembaga swadaya masyarakat, ujar Derom, peneliti senior dari Jepang, Takanobu Aikawa, menjelaskan, bauran energi di Jepang akan meningkatkan porsi energi baru dan terbarukan untuk mencapai antara 3,7 sampai 4,6 persen dari produksi listrik total atau sekitar 6 sampai 7,2 Giga Watt.

“Untuk keperluan itulah Jepang memerlukan peningkatan penggunaan bahan biomassa yang sebagian besar diimpor dari Indonesia,” ujar Derom.

Meski memerlukan, Jepang mengharuskan sertifikasi pada produk yang akan di ekspor. “Jadi menurut DMSI, sistem standardisasi ISPO perlu diperluas seperti untuk mencakup pabrik-pabrik pelet nantinya,” tukas Derom.

Belum Dimanfaatkan

Saat ini, limbah dari kebun kelapa sawit di Indonesia paling jauh baru diolah menjadi pupuk. Limbah kebun kelapa sawit cukup banyak, dan belum dimanfaatkan dengan baik. Tentu tawaran dari Jepang niat impor limbah sawit Indonesia menjadi sangat menarik.

Ada baiknya membangun investasi untuk memanfaatkan limbah kelapa sawit ini di daam negeri. Nilainya memang tidak sedikit. Tapi, hasil dari investasi tersebut, Indonesia memilki alternatif energi yang lebih beragama. Terlebih, investasi ini  untuk mengembangkan sumber energi baru yang terbarukan. Tentu saja kebaikan ini tidak hanya soal ketersediaan energi, tapi juga untuk melindungi lingkungan hidup. (*) [HeloBorneo.com

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •