17 May, 2022

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Kasus Omicron di Indonesia Terus Naik, Jokowi: Tetap Waspada dan Tidak Panik

Cepatnya kasus Omicron di Indonesia mengalami peningkatan menjadi perhatian serius pemerintah. Presiden Joko Widodo memberikan perhatian penuh terhadap perkembangan penyebaran virus ini dan meminta masyarakat terus mematuhi protokol  kesehatan.

_____________________________________________

kasus Omicron di Indonesia
Cepatnya kasus Omicron di Indonesia mengalami peningkatan menjadi perhatian serius pemerintah. Presiden Joko Widodo memberikan perhatian penuh terhadap perkembangan penyebaran virus ini dan meminta masyarakat terus mematuhi protokol  kesehatan. | HeloBorneo.com — Ilustrasi: COVID-19 varian Omicron. (Foto: Reuters/Dado Ruvic)

 

JAKARTA | Saat ini Indonesia tengah mengalami tren kenaikan kasus Covid-19 yang disebabkan oleh varian Omicron.Terkait tren peningkatan kasus Omicron di Indonesia ini, Presiden Joko Widodo mengimbau agar semua pihak tetap waspada, namun tidak perlu bereaksi berlebihan.

“Kita semua harus mewaspadai tren ini. Namun tidak perlu bereaksi berlebihan. Berhati-hati perlu, waspada perlu, tapi jangan menimbulkan ketakutan dan jangan menimbulkan kepanikan,” ujar Presiden dalam keterangannya di Istana Kepresidenan Bogor, Kota Bogor, Selasa (18/01/2022) kemarin.

Berbagai studi, termasuk laporan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, menyebutkan bahwa varian Omicron memang lebih mudah menular, namun gejalanya lebih ringan.

Imbauan Jokowi demi menekan kasus Omicron di Indonesia

Menurut Presiden, pasien yang terinfeksi varian ini umumnya pulih tanpa harus dirawat di rumah sakit. Jokowi pun memberikan imbauan kepada masyarakat dmei menekan penyebaran kasus Omicron di Indonesia.

Jokowi mewanti-wanti masyarakat agar tidak menyepelekannya. “Tapi sekali lagi, kita harus waspada. Jangan jemawa dan jangan gegabah,” imbuhnya.

Selain itu, Jokowi pun mengimbau seluruh masyarakat untuk mengurangi kegiatan di pusat-pusat keramaian jika tidak memiliki keperluan yang mendesak. Presiden juga mengimbau penerapan bekerja dari rumah atau work from home jika memungkinkan.

“Untuk mereka yang bisa bekerja dari rumah, work from home, lakukanlah kerja dari rumah, dan saya juga meminta untuk tidak bepergian ke luar negeri, jika tidak ada urusan penting dan mendesak,” ungkapnya.

Tetap patuhi prokes

Di samping itu, Presiden juga mengingatkan semua pihak untuk terus mengikuti protokol kesehatan dengan disiplin, mulai dari selalu menggunakan masker, menjaga jarak, hingga mencuci tangan. Di saat yang sama, Presiden mendorong seluruh rakyat untuk segera mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Yang sudah mendapatkan vaksin pertama segera divaksin untuk vaksin kedua. Yang sudah dua kali vaksin, segera cari vaksin ketiga, vaksin booster. Semuanya gratis. Karena vaksinasi penting demi keselamatan kita semua,” tukasnya. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini