22 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Jelang HPN 2021, Rudy Mas’ud Dorong Pers Tetap Kritis, Objektif dan Profesional

Jelang HPN 2021, legislator Golkar dari dapil Kaltim, Rudy Mas’ud mendorong insan pers untuk tetap dapat bersikap kritis, objektif serta profesional menghadapi tantangan global.

_____________________________________________

jelang HPN 2021
HeloBorneo.com — Rudy Mas’ud. (Foto: ist)

 

JAKARTA | Menyambut perayaaan Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini , kehadiran insan pers dirasakan semakin penting kehadirannya.

Kehadiran pers di Nusantara ini sangat dibutuhkan dengan perspektif yang jernih dan aktif melawan semakin maraknya hoaks di tengah pesatnya arus penyebaran informasi yang tak terbatas saat ini. Pers bertanggung jawab secara moral dalam melahirkan generasi yang sehat dan cerdas.

Legislator DPR RI dari Partai Golkar dari daerah pemilihan (Dapil) Kaltim, Rudy Mas’ud melalui rilis yang diterima HeloBorneo.com, Senin (8/2/2021) mengatakan pentingnya insan pers menjaga integritasnya.

“Kita butuh pers yang tetap kritis, objektif dan profesional sebagai pendorong energi positif bagi masyarakat yang sangat melek terhadap informasi. Apalagi sekarang jamannya kekebasan berpendapat. Tanpa Pers, maka kita akan ‘buta’ dan ‘tuli’ terhadap perubahan jaman,” ujarnya.

Menurutnya, semakin maraknya ujaran kebencian dan berita hoaks di era kebebasan pers sekarang ini mesti dilawan dengan menggencarkan aliran berita-berita baik di msyarakat. “Pers harus mampu menjadi akselerator perubahan dalam kehidupan berbangsa dan berbudaya di masyarakat kita,” lanjutnya.

HPN 2021, peran pers sebagai penyambung lidah rakyat semakin penting

Politisi muda Partai Golkar asal Kaltim ini menilai, jelang HPN 2021 ini pers memiliki peran yang semakin penting. “Terlebih sebagai penyambung lidah rakyat. Artinya, Pers harus berdiri tegak di tengah-tengah perubahan jaman dengan tetap menyajikan arus informasi yang bisa melahirkan generasi yang sehat dan cerdas,” jelas sosok yang menjabat Ketua DPD Golkar Kaltim itu.

“Pers harus bisa menjaga marwah independensi sehingga mampu berdiri tegak di tengah perubahan arus informasi. Nyatanya, saat ini media konvensional dihadapkan pada tantangan perubahan ke era digital. Hanya ada 2 kemungkinan, media tersebut akan mati tergerus arus digital, atau survive dengan karya jurnalistik yang inovatif, kreatif dan bergaya masa kini,” demikian lanjut politisi yang akrab dipanggil Harum ini.

Ia mengatakan jelang HPN 2021 ini, bahwa iklim demokrasi yang tumbuh baik di Indonesia seperti saat ini tetap membutuhkan pers sebagai penopangnya. Masyarakat pun tetap menjadikan Pers sebagai media informasi yang mencerahkan dan menghadirkan berita yang baik di tengah gempuran media sosial yang semakin agresif.

“Masyarakat berhak mendapatkan konten berita yang baik. Di sinilah peran Pers agar arus informasi bisa diterima masyarakat dengan fair dan faktual. Tanpa tendensi. Sekali lagi, Selamat Hari Pers Nasional (HPN). Pers harus tetap menjadi penyambung lidah rakyat,” pungkasnya. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares