21 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Gerindra Tepis Isu Prabowo Bakal Gantikan Ma’ruf Amin

2 min read
Prabowo Bakal Gantikan Ma'ruf Amin
HeloBorneo.com – Ma’ruf Amin dan Prabowo. (Foto: net)

JAKARTA | Beredar kabar bahwa Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo bakal gantikan Ma’ruf Amin sebagai Wakil  Presiden.

Isu yang beredar menyebutkan bahwa Prabowo Subianto memiliki peluang untuk menggantikan Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden. Kemudian, kabar tersebut kian berkembang mengingat kemesraan Prabowo dengan Jokowi akhir-akhir ini, terutama dalam hal penanganan covid-19.

Namun isu Prabowo bakal gantikan Ma’ruf Amin itu segera ditepis Gerindra. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakan bahwa hal tersebut mustahil terjadi. Menurut Arief, Prabowo bukan pendukung Jokowi pada Pilpres 2019 silam. “Enggak mungkin dan sangat enggak mungkin itu semua cuma hoaks saja. Gerindra bukan partai pengusung Jokowi-Maruf Amin,” ujar Arief, sebagaimana dilansir dari RMOL, Selasa (11/8/2020).

Isu Prabowo bakal gantikan Ma’ruf Amin untuk jauhkan Jokowi dan NU

Arief menerangkan isu tersebut sengaja dimunculkan agar hubungan harmonis antara Jokowi dan para pendukungnya dari kalangan ulama dan NU menjadi renggang. “Itu, yang buat isu sengaja mau memecah belah NU dengan Jokowi dan bikin kacau negara,” ujarnya.

Bila hubungan Jokowi dan NU renggang, ujungnya adalah warga NU akan menarik dukungan dengan menjadikan Prabowo sebagai tumbal. Arief mengatakan pembuat isu ini hanya bisa bermimpi. “Jadi mimpi aja deh luh ya yang pada mau jadiin Prabowo gantiin Maruf Amin,” tegasnya.

Lebih jauh, Arief bahkan mengatakan bahwa tujuan beredarnya kabar tersebut, selain membuat kekacauan juga karena niat untuk menjatuhkan presiden. “Tujuannnya satu, yaitu mereka yang buat isu hoaks itu mau menggulingkan Pak Jokowi,” lanjut Arief.

Pihak-pihak yang memunculkan isu terebut menginginkan hubungan Jokowi dan Maruf Amin termasuk hubungan Jokowi dengan warga NU retak dengan menjadikan Prabowo yang selama ini menjadi rival Jokowi dijadikan tumbal.

“Memangnya enggak capek apa udah ikut bertarung di pilpres berpasangan dengan Jokowi. Terus sekarang mau di copot diganti sama Prabowo,” tutup Arief. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    5
    Shares