Wed. Jul 15th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Ini Protokol DMI untuk Salat di Masjid Saat New Normal

2 min read
protokol DMI untuk salat di masjid saat new normal
HeloBorneo.com – Ilustrasi Masjid. (Foto: ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

JAKARTA | Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) sedang siapkan protokol. Ini adalah protokol DMI untuk salat di masjid saat new normal.

Protokol itu berupa surat edaran yang dikeluarkan oleh DMI. Surat edaran itu berisi ajakan untuk membuka kembali masjid dalam suasana kenormalan baru.

Sebagaimana diterima oleh HeloBorneo.com, Surat Edaran (SE) bernomor 104/PP-DMI/A/V/2020 tentang Edaran ke-III dan Jamaah dalam The New Normal, bertanggal Senin 1 Juni 2020.

Untuk informasi, DMI menerbitkan SE tersebut sebagai respons SE Menteri Agama No. 15/2020 dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 14/2020. Keduanya terkait dengan pelaksanaan peribadatan di masa pandemi covid-19.

Poin-poin Penting

Berikut adalah protokol DMI untuk  salat di masjid saat new normal. DMI meminta pengurus masjid tetap menjalankan protokol kesehatan menghadapi covid-19 yang mesti tersedia di masjid.

Dalam poin pertama surat edaran tersebut, DMI mengatakan bahwa masjid dapat dibuka untuk jamaah baik salat wajib lima waktu maupun untuk salat Jumat. “Membuka masjid untuk jamaah baik salat wajib lima waktu maupun Jumatan.”

Adapun, untuk poin kedua, DMI mengimbau jemaah agar terus melakukan protokol kesehatan ketika beraktivitas di dalam masjid. Hal tersebut sebagai upaya mengurangi kemungkinan penyebaran virus corona. Salah satu caranya yaitu dengan menjaga jarak minimal 1 meter.

“Jaga jarak minimal 1 meter antar-jemaah, kenakan masker dari rumah, bawa sajadah atau saputangan sendiri, atau kelengkapan lain yang diperlukan,” demikian pernyataan poin kedua.

Selanjutnya, pada poin ketiga, para pengurus masjid setempat wajib menggulung karpet, disiplin membersihkan lantai masjid atau musala dengan karbol dan disinfektan. Termasuk juga perlunya menyiapkan hand sanitizer atau sabun untuk para jemaah.

poin terakhir, DMI mengingatkan agar jemaah yang sakit, baik batuk dan demam agar tetap di rumah, dan tak ikut beribadah secara berjemaah di masjid.

Manfaatkan Pengeras Suara

Para pengurus masjid, sebagaimana imbauan DMI dalam SE tersebut, perlu memanfaatkan pengeras suara masjid sebagai media siar yang efektif untuk informasi penting dan bersifat darurat terkait cegah-tangkal covid-19. DMI juga meminta untuk menerima zakat, infaq, demi peningkatan imunitas warga sekitar.

Surat Edaran DMI ini ditandatangani Ketua Umum DMI Jusuf Kalla dan Sekretaris Jenderal Imam Adduruqutni. SE ini disebarluaskan kepada seluruh jajaran pimpinan wilayah, daerah, cabang, ranting, dan DKM/Takmir Masjid seluruh Indonesia. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •