Fri. Jul 10th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Ini Dia! Batas Waktu Larangan Mudik untuk Tiap Moda Transportasi

1 min read
Batas waktu larangan mudik untuk tiap moda transportasi
HeloBorneo.com – Ilustrasi: moda transportasi kereta api berhenti beroperasi (net)

JAKARTA | Batas waktu larangan mudik untuk tiap moda transportasi telah ditetapkan pemerintah. Ketetapan itu merupakan penerapan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 Tahun 2020. Peraturan ini tentang pengendalian transportasi selama mudik Idul Fitri dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

Kementerian Perhubungan melalui juru bicaranya, Adita Irawati, mengatakan masing-masing moda transportasi memiliki batas waktu masing-masing. Larangan mudik paling lama diberlakukan untuk moda transportasi kereta api.

Penjelasan

Berikut ini penjelasan terkait perbedaan soal rentang waktu aturan pelarangan mudik  bagi tiap moda transportasi:

Moda transportasi darat. Pelarangan mulai berlaku pada tanggal 24 April 2020 pukul 00.00 WIB sampai dengan 31 Mei 2020. Sementara untuk moda transportasi  kereta api, pelarangan diberlakukan hingga 15 Juni 2020.

Moda transportasi laut. Pelarangan diberlakukan mulai berlaku pada tanggal 24 April 2020 pukul 00.00 WIB sampai tanggal 8 Juni 2020

Moda transportasi udara. Mulainya sama dengan transportasi darat dan laut, namun akan diberlakukan hingga tanggal 1 Juni 2020.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan bahwa batas waktu larangan mudik tersebut bisa saja terus diperpanjang. Hal itu bakal melihat pada perkembangan situasi dan kondisi terkait pandemi covid-19.

Imbauan

Kementerian Perhubungan akan terus berkoordinasi dengan para pihak terkait lainnya. Hal ini demi menegakkan kebijakan larangan mudik berjalan efektif dan mencapai tujuan yang diinginkan. Tujuannya yaitu untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

Untuk itu, Kementerian Perhubungan meminta masyarakat senantiasa mengikuti dan mematuhi larangan mudik. Agar penyebaran virus corona tidak semakin meluas dan merebak di berbagai daerah lain di Indonesia. (*) [HeloBorneo.com]

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: