17 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Harga Bawang Putih Mahal, Pemerintah Segera Cari Stok Selain China

2 min read
Harga Bawang Putih
HeloBorneo.com – Bawang putih di pasar tradisional. (net)

JAKARTA | Dampak Virus corona membuat pasokan bawang putih dari China menurun. Akibatnya, harga bawang putih pun menjadi mahal karena kekurangan persediaan. Maklum saja, hal ini terjadi mengingat Indonesia masih mengimpor bawang putih dari negara tirai bambu itu.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi tekanan harga bawang putih yang semakin meningkat.

Airlangga mengakui bahwa saat ini terjadi lonjakan harga bawang putih di sejumlah wilayah Indonesia. Menurut Airlangga, virus Corona memang menjadi penyebat terbatasnya produksi bawang putih dari negara asal impor, yakni China.

Ketua Umum Partai Golkar ini juga mengatakan bahwa tidak hanya bawang putih, tapi juga produksi lainnya. Menurut penjelasan Airlangga, seluruh produksi barang-barang yang berasal dari China mengalami penurunan karena mewabahnya virus Corona. Salah satu upaya menangkal penyebaran virus tersebut, otoritas China memperpanjang libur nasional.

Mengganggu Aktivitas Produksi

Hal tersebut, lanjut Menko Ekonomi, juga menjadi salah satu penyebab. Liburan panjang mengganggu aktivitas produksi. “Karena China memperpanjang libur, tentu akibatnya turun. Kita juga melihat bahwa efeknya adalah ke berikutnya karena aktivitas banyak terganggu sampai mungkin akhir bulan ini,” jelasnya, Rabu (5/2/2020).

Terkait kabar bahwa pemerintah telah melakukan pembatasan impor bawang putih dan komoditas holtikultura akibat virus Corona, Airlangga melakukan bantahan.

Airlangga menegaskan, bahwa pembatasan impor hanya untuk hewan hidup karena mampu menjadi katalisator virus. “Jadi tidak ada pengaruhnya. Memang musim hujan kan ada kenaikan juga di beberapa komoditas pertanian dan untuk perdagangan dengan China khusus barang tidak ada hambatan, termasuk untuk spare parts kemudian bawang putih, buah-buahan, semua tidak ada hambatan,” tegasnya.

Cari Stok Baru

Langkah yang perlu dilakukan untuk menahan supaya harga komoditas ini tidak terus melambung tinggi yaitu mencari stok baru selain dari China. Untuk itu, Airlangga mengatakan bahwa pemerintah saat ini memang tengah mencari sumber produksi baru di negara lain untuk memenuhi kebutuhan pasokan bawang putih.

Namun, Airlangga belum mengungkap negara-negara mana yang bisa memenuhi kebutuhan pasokan itu. Pihak Kemenko Perekonomian masih melakukan pemetaan terkait hal tersebut.

Harga Melonjak Tinggi

Isu virus Corona di negeri China berimbas pada harga bawang putih di beberapa pasar tradisional di Kota Semarang, Jawa Tengah. Berdasarkan pantauan di Pasar Induk Johar, Pasar Bulu dan Pasar Krapyak harganya melonjak tinggi.

Rata-rata harga bawang putih mencapai Rp50 ribu sampai Rp60 ribu per kilogram. Menurut pantauan pada Kamis (6/2/2020), pasokan bawang putih memang sedang langka. Sudah hampir satu minggu harga bawang putih terus merangkak naik. Harga bawang putih yang tadinya Rp25-30 ribu per kilo, terus naik menjadi Rp40 ribu per kilo, lalu naik lagi jadi Rp50 ribu per kilo. Saat ini, harganya sudah mencapai Rp60 ribu per kilo. (*) [HeloBorneo.com

Bagi artikel ini
  • 6
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    6
    Shares