Thu. Aug 13th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Generasi Milenial Harus Mengenali Wayang Kulit, Menpora: Setiap Kalimat Dalang Ada Nasihatnya

2 min read
HeloBorneo.com – Pertunjukan wayang kulit oleh Dalang Ki Soenarjo di Surabaya, Minggu dini hari (24/11/2019), menampilkan lakon “Wahyu Katentreman”. (Foto: ANTARA FOTO/Hanif Nashrullah)

| SURABAYA | Generasi muda era milenial diharapkan dapat lebih mengenali wayang kulit sebagai salah satu warisan budaya asli Indonesia. Terlebih karena didalam wayang kulit itu sendiri terdapat nilai-nilai, nasihat yang dapat dipetik dan dijadikan pelajaran bagi para generasi muda.

Demikian harapan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali terhadap para pemuda di era milenial saat ini.

Menurut Menpora, lebih mengenali wayang kulit sebagai salah satu warisan budaya dari leluhur bangsa Indonesia adalahhal penting, walau sekarang telah berada di era milenial.

“Meski zamannya milenial, tapi wayang kulit harus selalu tetap dikenali oleh anak muda sekarang,” ujarnya di sela menghadiri pertunjukan wayang kulit di Jalan Indrapura Surabaya, Minggu dini hari (24/11/2019), sebagaiman dilansir dari Antara.

Sosok mantan Ketua Komisi II DPR RI ini juga meminta generasi milenial turut serta menjaga dan melestarikan wayang kulit sebagai salah satu kesenian tradisional.

Sebagai informasi, pertunjukan wayang kulit tersebut menampilkan dalang Ki Soenarjo yang juga mantan Wakil
Gubernur Jatim. Lakon “Wahyu Katentreman” dibawakan dalang dalam pertunjukan tersebut.

Sosok politisi Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Pelaksana Teknis (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah
(DPD) Partai Golkar Jawa Timur ini menyampaikan bahwa pertunjukan wayang kulit sekaligus menutup serangkaian kegiatan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-55 partai politik berlambang pohon beringin tersebut.

“Partai Golkar berkomitmen untuk melestarikan budaya dan kesenian tradisional,” ujar Zainudin.

Melalui kementeriannya, Menpora mengatakan bahwa dirinya berkewajiban menjamin kesehatan masyarakat, baik secara jasmani maupun rohani, serta mengembangkan kualitas sumber daya manusia, yang salah satunya bisa dilakukan melalui gerakan kebudayaan, seperti pertunjukan wayang kulit tersebut.

Setiap Kalimat Dalang Mengandung Nasihat

Menpora pun mengatakan penting untuk lebih mengenali wayang kulit. Salah satu alasannya, karena dapat mengambil nilai dari setiap kalimat dalang dalam pertunjukan wayang kulit. Menurutnya, setiap kalimat dalang mengandung nasihat yang baik.

“Setiap kalimat yang keluar dari dalang itu ada nasihatnya, selain juga cerita, dan meminta kepada kita semua supaya belajar dari pengalaman-pengalaman sejarah di masa silam,” katanya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga terlihat menghadiri pertunjukan wayang kulit tersebut. Khofifah memberikan mengapresiasi terhadap pertunjukan wayang kulit tersebut. Menurut penilaiannya, pertunjukan itu menjadi cara untuk turut melestarikan kesenian tradisional warisan bangsa.

“Memang salah satu tugas Menpora adalah harus senantiasa memberikan kesehatan kepada masyarakat. Pertunjukan wayang ini juga bisa menyehatkan masyarakat,” tukasnya. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *