17 May, 2022

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Blak-blakan Mahyudin Soal Ucapan Edy Mulyadi Sakiti Hati Warga Kaltim: Aparat Harus Segera Proses!

Ucapan Edy Mulyadi sakiti hati warga Kaltim, dan dianggap menghina serta merendahkan warga Kalimantan umumnya. Senator DPD RI yang mewakili konstituen Kalimantan Timur, Mahyudin, pun bereaksi keras terhadap ucapan tersebut.

_____________________________________________

Ucapan Edy Mulyadi sakiti hati warga Kaltim, mahyudin
Ucapan Edy Mulyadi sakiti hati warga Kaltim, dan dianggap menghina serta merendahkan warga Kalimantan umumnya. Senator DPD RI yang mewakili konstituen Kalimantan Timur, Mahyudin, pun bereaksi keras terhadap ucapan tersebut. | HeloBorneo.com — Mahyudin. (net)

 

JAKARTA | Mahyudin, senator dari dapil Kaltim yang  saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah alias DPD RI bahkan secara blak-blakan mengungkapkan bahwa dirinya sulit memberi kata maaf bagi Edy Mulyadi.

Sebagaimana dikutip dari GenPi.co, Selasa (25/1/2022), Mahyudin mengungkapkan alasannya sulit memaafkan Edy Mulyadi itu. “Kalau saya susah untuk memaafkan, bukan saya tidak mau, tetapi saya ingin ini taat hukum,” jelas Mahyudin di rumah dinasnya di Jakarta, Senin (24/1/2022).

Menurut penilaian Mahyudin pernyataan Edy Mulyadi yang telah viral di masyarakat itu telah melukai hati segenap warga Kalimantan Timur pada khususnya, dan Kalimantan pada umumya.

Ucapan Edy Mulyadi sakiti hati warga Kaltim

Sebagaimana diketahui, sosok Edy Mulyadi menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial sebuah video, dimana dalam video tersebut Edy Mulyadi mengeluarkan beberapa pernyataan kontroversial.

Pernyataan kontroversial Edy Mulyadi itu terlontar menanggapi UU IKN yang baru saja disahkan oleh DPR untuk menjadi payung hukum pelaksanaan pembangunan dan pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke lokasi  yang baru, yaitu di Penajam Paser, Kalimantan Timur (Kaltim).

Dalam video tersebut, Edy melontarkan pernyataan kontroversial tentang lokasi IKN yang baru. Sosok wartawan senior itu menyebut lokasi Ibu Kota Negara yang baru sebagai tempat jin buang anak.

_____________________________________________

Berita terkait: 

_____________________________________________

Tak berhenti di situ, caleg PKS yang gagal lolos ke DPR pada Pemilu 2019 itu juga menyebutkan bahwa lokasi ibu kota yang baru itu sebagai tempat monyet, pasar kuntilanak dan genderuwo.

“Bisa memahami gak, ini ada tempat elite punya sendiri yang harganya mahal punya gedung sendirian lalu dijual pindah ke tempat jin buang anak,” ujar Edy.

Pernyataan kontroversial Edy Mulyadi itu sontak menuai kecaman dari sejumlah kalangan. Terutama dari masyarakat Kalimantan dan Kaltim khususnya.

Permintaan maaf dinilai tidak tulus

Menanggapi kecaman publik, Edy Mulyadi lantas meminta maaf melalui kanal youtubenya. Namun sayangnya, permintaan maaf itu tidak bersambut baik. Banyak pihak yang melihat ungkapan maaf Edy tidak tulus, termasuk Mahyudin, yang meminta Edy Mulyadi segera diproses hukum.

“Saya lihat di medsos juga permintaan maafnya tidak tulus-tulus amat. Ya sudahlah, ini proses hukum aja,” jelas Senator Kaltim itu.

Mantan Bupati Kutai Timur itu mendesak pihak kepolisian untuk segera memproses kasus tersebut. Dia pun menegaskan akan menyampaikan langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengawal kasus ucapan Edy Mulyadi sakiti hati warga Kaltim itu.

Selain dinilai tidak tulus, proses hukum oleh pihak kepolisian dinilai sangat perlu. Pasalnya, menurut Mahyudin, masyarakat Kalimantan resah terkait ucapan kontroversial Edy Mulyadi itu. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini