30 January, 2023

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Bicara Prabowo Menang Pilpres 2024 Lawan Ganjar dan Anies, Yusril Sebut Syarat Ini

Prabowo menang Pilpres 2024? tentu saja hal itu bukanlah sesuatu yang mustahil. Namun, demi mencapai kemenangan itu tidaklah mudah. Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan syarat-syaratnya.

_______________________________________

prabowo menang pilpres 2024
Prabowo menang Pilpres 2024? tentu saja hal itu bukanlah sesuatu yang mustahil. Namun, demi mencapai kemenangan itu tidaklah mudah. Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan syarat-syaratnya. | HeloBorneo.com — Prabowo Subianto dan Joko Widodo. (Foto: Net)

 

JAKARTA | Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra bicara soal peluang Prabowo menang Pilpres 2024 jika didampingi Joko Widodo sebagai calon wakil presiden.

Menurut sosok yang juga pakar hukum tata negara itu, potensi Prabowo menang Pilpres 2024  jika didampingi Jokowi cukup besar untuk mengalahkan nama-nama tenar seperti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

“Pasangan ini, secara politik, potensial bisa mengalahkan calon lain yang banyak disebut akhir-akhir ini seperti Puan Maharani, Ganjar Pranowo atau Anies Baswedan,” kata Yusril lewat keterangan tertulis, Kamis (24/11).

Perlu Ajukan Uji Materi Pasal 169 UU Pemilu Demi Prabowo Menang Pilpres 2024

Demi bisa berpasangan dengan Jokowi di Pilpres 2024, Yusril menyebut Prabowo bersama Gerindra perlu mengajukan gugatan uji materi pasal 169 UU Pemilu ke Mahkamah Konstitusi.

Menurut Yusril yang juga ahli tata negara, Gerindra punya legal standing atau kedudukan hukum selaku partai politik peserta Pemilu 2024 yang berhak mendaftarkan capres-cawapres.

Gerindra, kata Yusril, juga dapat menggugat pasal itu bila punya keinginan mencalonkan Prabowo Subianto-Jokowi sebagai pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024.

“Bahkan dugaan saya, MK juga akan mengabulkan materi permohonan tersebut, yakni orang yang pernah menjabat Presiden dua periode adalah sah atau boleh mencalonkan dan/atau dicalonkan oleh parpol peserta Pemilu sebagai Cawapres. Secara eksplisit UUD 1945 juga tidak melarang hal itu,” kata Yusril.

Pernah Diajukan Sekber Prabowo-Jokowi

Sebelumnya, Pasal 169 UU Pemilu sudah dibawa ke Mahkamah Konstitusi oleh kelompok bernama Sekber Prabowo-Jokowi.

Mereka mengajukan uji materi untuk mendapat kepastian bisa atau tidaknya presiden dua periode menjadi calon wakil presiden di Pilpres 2024.

Namun, MK menolak gugatan Sekber Prabowo-Jokowi tersebut. Majelis Hakim MK menilai Sekber Prabowo-Jokowi tidak mempunyai kedudukan hukum untuk mengajukan judicial review pasal dalam UU Pemilu tersebut.

Terkait hal itu, Yusril menegaskan bahwa yang seharusnya mengajukan gugatan itu adalah Gerindra, karena mempunyai kedudukan hukum. “Permohonan Pasal 169 UU Pemilu semestinya diajukan oleh Partai Gerindra, bukan oleh Sekber Prabowo,” pungkasnya. (sumber: CNN Indonesia) (*[HeloBorneo.com]



Bagi artikel ini