Sun. Sep 20th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Berbau Komunisme, FPI Tegas Tolak RUU HIP

2 min read
FPI tegas tolak RUU HIP
HeloBorneo.com – Munarman. (Foto: TEMPO/Imam Sukamto)

JAKARTA | FPI tegas tolak RUU HIP karena berbau komunisme. Organisasi Front Pembela Islam (FPI) secara tegas mengajak semua pihak menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang meresahkan masyarakat.

Pasalnya, RUU HIP itu tidak mencantumkan TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Larangan Ajaran Komunisme atau Marxisme-Leninisme.

Kepada pers di Jakarta, Jumat (15/5) lalu, Sekretaris Umum FPI, Munarman mengatakan, RUU HIP tersebut tidak bisa diterima oleh bangsa Indonesia yang religius dan menjunjung tinggi asas ketuhanan yang Maha Esa. “FPI menolak RUU HIP yang berbau komunisme dan atau sosio-marxisme ini, demikian ujar Munarman.

Tidak Berpihak Pada Rakyat

Ideologi Pancasila yang dimaksud perumus undang-undang tersebut pun mendapatkan sorotan Munarman. Dirinya mengatakan, saat ini elite negara tidak mencerminkan dasar negara Pancasila yang tertuang dalam UUD 1945.

Munarman lantas menyebutkan langkah pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan di tengah pandemi covid-19. Begitu pula dengan pengesahan RUU Minerba yang justru menguntungkan para pengusaha tambang.

Munarman mengatakan kebijakan menaikan iuran BPJS dan pengesahan RUU Minerba itu tak sesuai dengan sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Negara menjadikan Indonesia negara fasisme totaliter, yaitu dengan memaksa dan mengendalikan alam pikiran rakyat Indonesia menjadi robot pekerja yang isi otaknya sosio-marxisme,” tegasnya.

Sebagai informasi, DPR RI telah menyetujui RUU HIP sebagai inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna, pada Selasa (12/5/2020) lalu. Namun, keputusan tersebut, mendapatkan penolakan dari Fraksi PKS.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini saat itu mengatakan, pihaknya menolak jika TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Larangan Ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme tidak dimasukan dalam RUU HIP. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •