15 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Aturan Baru PPKM Level 4 Berdampak Pada Mobilitas Masyarakat

Aturan baru PPKM level 4 yang diterapkan oleh Satgas COVID-19 memberikan dampak terhadap mobilitas masyarakat. Hal itu diperlukan mengingat pentingnya  menurunkan pergerakan dan kegiatan masyarakat demi menurunkan penyebaran virus berbahaya ini.

_____________________________________________

aturan baru PPKM level 4, mobilitas masyarakat
Aturan baru PPKM level 4 yang diterapkan oleh Satgas COVID-19 memberikan dampak terhadap mobilitas masyarakat. Hal itu diperlukan mengingat pentingnya  menurunkan pergerakan dan kegiatan masyarakat demi menurunkan penyebaran virus berbahaya ini. | HeloBorneo.com — Ilustrasi: PPKM (Foto: Antara Foto)

 

JAKARTA | Demikian aturan baru PPKM level 4 disebut sebagai penyebab menurunnya mobilitas masyarakat saat ini. Pakar ekonomi David Sumual mengungkap hal tersebut.

Sosok yang saat ini menjabat sebagai Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) itu mengatakan salah satu dampak dari kebijakan terbaru Satuan Tugas Penanganan COVID-19. Terutama terkait syarat perjalanan individu dalam
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-4.

Menurutnya, aturan baru PPKM level 4 itu berdampak pada mobilitas masyarakat yang terbatas.

Sebagaimana dilansir dari  Antara, David Sumual mengatakan di Jakarta, bahwa penurunan mobilitas tersebut adalah hal yang tak dapat dihindarkan. “Jadi memang pasti akan berdampak kepada mobilitas masyarakat. Tapi ini tak bisa dielakkan karena kita ingin menurunkan kembali jumlah kasus maupun jumlah korban,” ujarnya, Selasa (27/7/2021).

Perbedaan aturan baru PPKM level 4 dengan aturan sebelumnya

Lebih lanjut, David menilai ada perbedaan aturan dari yang diterbitkan Satgas COVID-19 sebelumnya, mengingat banyak sektor yang masih bisa beroperasi di masa PPKM level 1-4. Sektor-sektor seperti kebutuhan pokok terkait barang-barang vital guna kebutuhan ekspor dapat tetap beroperasi.

Bahkan menurutnya, kegiatan esensial jangan terusik. “Jangan sampai terganggu yang benar-benar esensial,” ujar David Sumual.

Untuk itu, ia mengharapkan implementasi dan penegakan aturan baru PPKM level 4 di lapangan dalam pelaksanaannya harus benar-benar konsisten. Sehingga, akhirnya dapat terjadi penurunan mobilitas masyarakat seperti yang diharapkan.


aturan baru PPKM level 4, mobilitas masyarakat
HeloBorneo.com — Kepala Ekonom PT Bank Central Asia David Sumual. (Foto: ANTARA/Citro Atmoko)

 

Perlunya sosialisasi aturan

Selain itu, ekonom BCA ini juga mengharapkan adanya sosialisasi maupun edukasi terus menerus dari satgas COVID-19 kepada masyarakat atas aturan baru PPKM level 4 ini. Terlebih, mengingat Indonesia belum mempunyai aplikasi untuk memantau mobilitas masyarakat secara langsung seperti di China.

Sebagai informasi, sebelumnya Satgas Penanganan COVID-19 telah mengeluarkan Surat Edaran No.16 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang disesuaikan dengan PPKM Level 1-4.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito mengungkapkan, bahwa latar belakang penerbitan surat edaran itu antara lain karena sampai saat ini angka positif harian kasus COVID-19 di Indonesia masih belum menunjukkan penurunan yang signifikan dan tingkat kepatuhan protokol kesehatan masyarakat masih rendah.

“Pembatasan aktivitas perjalanan masyarakat dilakukan dalam rangka menekan angka penularan COVID-19,” tegas Prof. Wiku. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 14
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    14
    Shares