20 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Wow! Singapura Tegakkan Aturan Social Distancing Dengan Kawalan Anjing Robot

2 min read
anjing robot
HeloBorneo.com – Anjing robot dengan sebutan Spot berjalan melewati taman Bishan-Ang Mo Kio Park di Singapura, awal Mei ini. (Foto: Roslan Rahman/AFP/Getty Images)

SINGAPURA | Pemerintah Singapura mencoba menerapkan sebuah langkah inovatif dalam menerapkan peraturan social distancing, atau jaga jarak di negaranya. Langkah inovasi itu dengan menempatkan anjing robot bernama Spot untuk menegakkan aturan tersebut.

Sebagaimana dilansir dari laporan latimes.com, Rabu (13/5/2020), terlihat anjing robot yang  bergerak melewati daun berderak di permukaan trotoar melalui taman, kembali lurus seperti meja, melangkah cepat seperti prajurit.

Kemudian Spot menghampiri pengendara sepeda yang sedang bertepi di pinggir jalan, lalu mengeluarkan pesan yang direkam. Pesan itu berupa suara wanita yang mengajak orang di sekitarnya turut menjaga kesehatan.

“Ayo jaga Singapura tetap sehat,” terdengar suara seorang wanita, sopan tapi tegas. “Untuk keselamatanmu sendiri, dan untuk orang-orang di sekitarmu, tolong berdiri paling tidak satu meter terpisah. Terima kasih,” demikian ujar anjing robot itu.

Spot, Anjing Robot yang Tangkas 

Spot, bukanlah anjing pengejar tupai biasa. Ini adalah robot yang tangkas, berkaki empat. Spot si anjing robot telah mendapatkan penugasan, sebagai upaya pemerintah Singapura untuk membantu menegakkan tindakan jaga jarak atau social distancing.

Dikembangkan oleh Boston Dynamics of Waltham, Massachusetts. Spot adalah salah satu robot komersial paling canggih di dunia. Robot ini dirancang dapat menyambut tuannya dengan membuka pintu, mengangkut truk atau menari dengan iringan lagu Bruno Mars dalam serangkaian video promosi yang memikat.

Program Uji Coba

Pemakaian anjing robot ini sebagai program pilot (uji coba) selama dua minggu. Tempat uji coba di sebuah taman, sekaligus dipandang sebagai ujian bagaimana mesin dan kecerdasan buatan dapat membantu mengurangi kontak manusia di ruang publik, karena beberapa negara mulai melonggarkan pembatasan sosial.

“Dunia menyaksikan untuk melihat apa yang terjadi dengan uji coba Spot,” kata David De Cremer, seorang sarjana Belgia dan direktur Pusat Teknologi AI untuk Manusia di Universitas Nasional Singapura. “Ini sekilas tentang masa depan.”

Upaya Pemerintah Singapura Memutus Rantai Penularan Covid-19

Singapura, negara kepulauan yang makmur dengan 5,7 juta orang yang bergulat dengan salah satu kasus beban covid-19 tertinggi di Asia, menggunakan armada 30 drone untuk memantau tingkat kerumunan di taman-taman umum, yang tetap terbuka selama penguncian yang dimulai pada awal April .

Pejabat Singapura mengatakan tujuan menggunakan Spot adalah “mengurangi tenaga yang dibutuhkan untuk patroli taman dan meminimalkan kontak fisik di antara staf, sukarelawan yang menjaga jarak dengan duta besar dan pengunjung taman.” (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 34
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    34
    Shares