24 June, 2022

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Ustaz Abdul Somad Dideportasi, Penjelasan Singapura: Ditolak Karena Menyebarkan Ajaran Ekstremis

Ustaz Abdul Somad dideportasi pihak Imigrasi Singapura. Setelah pernyataan UAS yang meminta penjelasan tentang alasan dirinya dideportasi, maka pihak Singapura pun memberikan keterangannya.

_______________________________________

Ustaz Abdul Somad dideportasi
Ustaz Abdul Somad dideportasi pihak Imigrasi Singapura. Setelah pernyataan UAS yang meminta penjelasan tentang alasan dirinya dideportasi, maka pihak Singapura pun memberikan keterangannya. | HeloBorneo.com — Ilustrasi: Kantor Kementerian Dalam Negeri Singapura (Foto: mha.gov.sg)

 

SINGAPURA | Pihak pemerintah Singapura melalui Kementerian Dalam Negeri, atau Ministry of Home Affairs telah memberikan pernyataan resmi.

Hal ini sebagai respons terkait insiden Ustaz Abdul Somad dideportasi dari pelabuhan feri Tanah Merah, Singapura, pada Minggu (16/5/2022).

Salah satu poin dalam penyataan resmi itu menyebutkan Ustaz Abdul somad dideportasi karena menyebarkan ajaran ekstemisme dan segregasi.

“Somad dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura,” demikian salah satu poin penyataan resmi yang dirilis Senin (17/5/2022).

Pernyataan resmi terkait Ustaz Abdul Somad Dideportasi dari Singapura

Berikut adalah pernyataan resmi Ministry of Home Affairs Singapore (Kementerian Dalam Negeri Singapura) menanggapi pertanyaan media tentang Ustaz Abdul Somad Batubara.

1. Kementerian Dalam Negeri (MHA) memastikan bahwa ustadz Abdul Somad Batubara (Somad) tiba di Terminal Feri Tanah Merah Singapura pada 16 Mei 2022 dari Batam dengan enam pendamping perjalanan. Somad diwawancarai, setelah itu kelompok tersebut ditolak masuk ke Singapura dan ditempatkan di feri kembali ke Batam pada hari yang sama.

2. Somad dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura. Misalnya, Somad telah mengkhotbahkan bahwa bom bunuh diri adalah sah dalam konteks konflik Israel-Palestina, dan dianggap sebagai operasi “syahid”. Dia juga membuat komentar yang merendahkan anggota komunitas agama lain, seperti Kristen, dengan menggambarkan salib Kristen sebagai tempat tinggal “jin (roh/setan) kafir”. Selain itu, Somad secara terbuka menyebut non-Muslim sebagai “kafir” (kafir).

3. Masuknya pengunjung ke Singapura tidak otomatis atau hak. Setiap kasus dinilai berdasarkan kemampuannya sendiri. Sementara Somad berusaha memasuki Singapura dengan pura-pura untuk kunjungan sosial, Pemerintah Singapura memandang serius siapa pun yang menganjurkan kekerasan dan/atau mendukung ajaran ekstremis dan segregasi. Somad dan teman perjalanannya ditolak masuk ke Singapura.

_______________________________________

Berita terkait:

_______________________________________


Ustaz Abdul Somad dideportasi
HeloBorneo.com — Ustaz Abdul Somad membagikan fotonya saat dikurung di kamar imigrasi Singapura. (Foto: ist)

 

Sebelumnya, ramai pemberitaan baik di media massa maupun dunia media sosial di Tanah Air terkait insiden deportasi yang menimpa Ustaz Abdul Somad. UAS memastikan kejadian deportasi yang menimpa dirinya dan rombongan memang benar dan bukan hoaks, melalui tayangan video di kanal Youtube, Senin (17/5/2022).

“Info bahwa saya dideportasi dari imigrasi Singapura itu shohih, betul bukan hoaks,” tegas UAS.  (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini