Sun. Aug 9th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Update Virus Corona: Wabah di Penjara China, Kecemasan Korsel Jadi Seperti Wuhan

2 min read
Wabah di Penjara China
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Petugas melakukan sterilisasi di pusat keramaian. (Foto: Hong Yoon-gi/Getty Images)

BEIJING | Pihak berwenang pada hari Jumat (21/2/2020) melaporkan wabah di penjara China. Ratusan infeksi virus Corona baru di dalam penjara di seluruh negeri. Laporan ini menjadi kecemasan baru. Pasalnya, laporan yang dirilis pihak China melemahkan upaya pemerintah untuk menunjukkan kemajuan dalam mengendalikan epidemi mematikan tersebut.

Sejumlah penjara melaporkan hampir 500 kasus baru. Sebagian besar lebih dari 1.100 kasus baru dilaporkan di China daratan pada hari Jumat ini. Laporan ini memberikan angka peningkatan yang nyata setelah beberapa hari menurun, sebagaimana dikutip dari WashingtonPost.

Tes yang dilakukan di sebuah penjara provinsi Shandong Timur menunjukkan 207 dari 2.077 narapidana dan staf terinfeksi. Kabar ini membuat sekretaris Partai Komunis Departemen Kehakiman provinsi diberhentikan. Pihak Provinsi Shandong Timur mengumumkan hal tersebut. Sementara, penjara lain di provinsi Zhejiang menemukan 34 kasus. Provinsi Hubei yang menjadi pusat wabah mengatakan pada Jumat (21/2/2020) menemukan 220 kasus baru di dalam penjara.

Angka Penyebaran di Korsel Meningkat Dua Kali Lipat

Sementara itu, dilaporkan dari Korea Selatan, kasus-kasus baru melonjak hingga setengahnya. Peningkatan ini menjadikan total nasional menjadi 156. Angka ini mengundang kekhawatiran. Bahwa meningkatnya angka tersebut dapat menjadikan negara itu sebagai tempat penyebaran (hot spot) baru seperti di Wuhan.

Kasus-kasus di Korea Selatan berlipat ganda. Para simpatisan berfokus pada gereja dan rumah sakit di kota Daegu bagian selatan.

Penyebaran di Tempat Terbatas

Wabah di penjara menggarisbawahi tingginya transmisibilitas (penyebaran) virus SARS-CoV-2 di ruang terbatas. Hal ini menjadi sorotan setelah virus Corona ini juga “menghancurkan” kapal pesiar Diamond Princess yang merapat di Jepang.

Pemerintah China telah berusaha mendorong perusahaan untuk melanjutkan pekerjaan. Hal ini dilakukan setelah penutupan Tahun Baru Imlek yang diperpanjang dengan tujuan mengendalikan virus. Tetapi beberapa pabrik telah dipaksa untuk kembali tutup segera setelah dibuka kembali, karena infeksi mulai muncul lagi. (*) [HeloBorneo.com


#coronarovirus #coronavirus #viruscorona #VirusChina #2019nCoV #CoronaOutbreak #corona #virus #viruskorona #COVID19

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •